09 Feb 2019 07:25
18 Saksi Diperiksa Gakkumdu

Bawaslu RI: Felly Bisa Dipidana

MyPassion
Ratna Dewi Pettalolo

MANADOPOSTONLINE.COM—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) ikut mengawal dugaan pelanggaran kampanye di lingkungan kampus Universitas Negeri Manado (Unima). Kasus yang melibatkan oknum caleg DPR RI dari NasDem, Felly Estelita Runtuwene (FER) tersebut, sudah masuk ke telinga para komisioner Bawaslu RI.

 

Anggota Bawaslu RI Bidang Penindakan Dr Ratna Dewi Pettalolo MH mengatakan, informasi kasus ini sudah dilaporkan Bawaslu Sulut.

“Info dari Bawaslu Sulut sudah ada proses pemeriksaan. Caleg yang bersangkutan sudah diklarifikasi. Berarti sudah ada proses tindak lanjut laporan,” kata mantan Ketua Bawaslu Sulawesi Tengah (Sulteng) ini kepada  Manado Post di Jakarta, Jumat (8/2) kemarin.

Lanjut Ratna, jika nanti memang terbukti melakukan pelanggaran seperti yang dilaporkan, maka Felly akan dikenakan sanksi pidana. “Sesuai ketentuan pasal 280 ayat (1) huruf h. Kampanye tidak boleh dilakukan di tempat pendidikan. Kalau terbukti memenuhi unsur pelanggaran bisa dikenakan sanksi pidana,” tutup Ratna.

Terpisah, mahasiswa mendesak Bawaslu Minahasa agar tidak main-main dalam pengusutan. Septian Paath, selaku pimpinan aliansi Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unima mengatakan, Bawaslu harus memberikan kepastian akan kasus tersebut.

Menurutnya, sejak KBM melapor, sampai saat ini Bawaslu Minahasa belum pernah memberi penjelasan atau informasi resmi akan kasus ini.

“Ini kan sudah ada bukti bahwa yang bersangkutan (Felly, Red) telah berkampanye saat menjadi pemateri dalam pembekalan KKN gelombang I di Unima dengan membagikan pulpen serta jam dinding yang bertuliskan nama serta nomor urut," jelasnya.

12
Kirim Komentar