09 Feb 2019 07:31

10 Kelenteng Utus Tang Sin, Goan Siao 19 Februari/

MyPassion
Ritual Po Pwe yang digelar umat Tridharam di Kelenteng Ban Hing Kiong, Jumat (8/2) kemarin. (Grady Kakambong/MP)

MANADO—Ritual Goan Siao atau prosesi Cap Go Meh dipastikan berlangsung Selasa (19/2). Roh Suci sudah memberikan restu dalam ritual Po Pwe yang digelar di Kelenteng Ban Hing Kiong, Jumat (8/2) kemarin. 10 kelenteng di Manado dipastikan menurunkan Tang Sin.

Pantauan Manado Post kemarin, kabar gembira ini disambut haru oleh umat Tridharma yang hadir dalam kegiatan tersebut. Pria, wanita, tua, muda terbawa suasana siang itu. Ada yang menangis, teriak dan tertawa. Ketua Kelenteng Ban Hing Kiong Jemmy Budi Jaya Binsar mengaku senang karena boleh diizinkan melaksanakan ritual Goan Siao ke jalan raya.

“Setelah kami mendapatkan petunjuk restu dari yang maha kuasa, melalui perantaraan yang suci, para malaikat, maka tahun ini kami bersyukur pada Imlek 2570 ini kita diizinkan untuk melaksanakan prosesi Goan Siao ke jalan raya,” ungkapnya.  

Setiap Imlek bulan pertama hari keempat, dia mengatakan Kelenteng Ban Hing Kiong tetap memohon petunjuk. “Kita sembahyang beberapa hari, bahkan puasa untuk mohon petunjuk,” ucapnya.

Dia memastikan bulan pertama Imlek, kegiatan Goan Siao akan dilaksanakan. “Itu jatuh pada tanggal 19, nanti di hari Selasa,” bebernya. Dia mengaku percaya dengan adanya prosesi ini ada pembabaran dunia. “Dimana kita sangat percaya khususnya kota Manado makin hari makin aman damai dan sejahtera,” ujarnya.

Selain Kelenteng Ban Hing Kiong, dia menambahkan diundang juga  tempat ibadah lainnya yang tergabung dalam perhimpunan tempat ibadah se-Korwil Manado.

“Jadi kira-kira ada sepuluh kelenteng, dan saya yakin apabila Ban Hing Kiong lakukan prosesi ini, maka semua anggota lainnya akan turut serta, Ban Hing Kiong kan merupakan cikal bakal kelenteng di Sulut,” sebut Binsar sembari menyebutkan soal jumlah Tang Sin, tergantung dari masing-masing kelenteng.

Di sisi lain, Kelenteng Altar Agung sudah siap dengan dua Tang Sin. “Kalau kami, mulai esok (hari ini) ada repetisi latihan untuk anak-anak didik dari Kelenteng Altar Agung. Mulai dari latihan memukul tambor, ada yang baca doa, dan pembersihan barang yang nanti akan digunakan oleh para murid didik,” sebut Soei Ronny Loho.

Nanti Selasa (12/2) barongsai turun. Tapi di Kelenteng Kwan Seng Bio Megamas. Malam harinya dilangsungkan sembahyang Tuhan Allah. Kemudian keesokan harinya lagi digelar Asa Pokian yaitu membersihkan peralatan yang akan dipakai para Tang Sin pada waktu Cap Go Meh. “Peralatannya antara lain pedang dan tumbak,” tutupnya.(tr-05/gnr)

Kirim Komentar