08 Feb 2019 13:31

Untuk Cegah Banjir, Lima Sungai di Manado Harus Direvitalisasi

MyPassion
Daerah aliran Sungai Tondano yang direvitalisasi ikut mencegah banjir di pemukiman masyarakat. Foto diambil, Kamis (7/2) kemarin.(Grady/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Kota Manado rawan banjir karena dilalui lima sungai besar (lihat grafis). Kepala Bapelitbang Kota Manado Liny Tambajong mengatakan, banjir besar pernah terjadi di Kota Manado pada 2014 karena luapan Sungai Tandano dan Sungai Sario. “Baru-baru banjir juga meredam rumah di Bailang. Karena luapan Sungai Bailang yang hulunya di Mapanget. Sedangkan banjir di Mahawu karena luapan air dari anak sungai Buha dan Sumompo, bertemu di Kelurahan Mahawu,” ungkapnya.

Menurut dia, banjir terjadi di Bailang dan Mahawu sedang diteliti penyebabnya. Karena hulu sungai berada di Kota Manado. “Kami sementara teliti penyebabnya. Tapi dari kasat mata penyebabnya karena alih fungsi lahan di hulu sungai. Sudah banyak bangunan dan perumahan dibangun,” katanya.

Dia mengatakan, berdasarkan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di kemiringan 40 persen dilarang dibangun. Karena itu menjadi tempat resapan air. “Jika daerah resapan sudah di-cutting dan dibangun gedung, ketika hujan air meluncur deras sampai ke sungai. Akibatnya debit air di sungai bertambah. Menyebabkan banjir,” ujarnya.

Sementara itu, untuk Sungai Tondano, banjir tahun ini dampaknya tidak terlalu terasa. Karena sungai sudah lebar 30 meter. Penyebabnya, revitalisasi sungai dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSSI) sekitar 1,9 kilometer panjang. “Nantinya Sungai Tondano akan direvitalisasi sampai Sungai Kairagi. Begitu juga Sungai Tikala. Tapi bertahap. Setelah pekerjaan revitalisasi di DAS Tondano selesai,” ungkapnya.

Sedangkan Sungai Sario dan Bahu  katanya, belum masuk revitalisasi. Karena anggaran revitalisasi sungai sangat besar. “Kalau direvitalisasi 15 meter, kiri-kanan sungai harus ditertibkan. karena masuk Garis Sipadan Sungai (GSS). Ini butuh anggaran besar dan dukungan masyarakat,” ungkapnya.

Wali Kota Kota GS Vicky Lumentut mengatakan, penyebab banjir di Kelurahan Mahawu dan Pasar Bobo karena penyempitan daerah aliran sungai. Akibat pembangunan. “Pemerintah akan mengkoordinasikan ini di provinsi dan nasional. Untuk dilakukan pelebaran. Agar tidak terjadi banjir lagi,” pungkasnya.(ite/gel)

Berikut Daftar Lima Sungai yang Mengalir di Manado :

  1. Sungai Bailang  hulunya di Mapanget. Melewati Kecamatan Mapanget, Bunaken.
  2. Sungai Tondano hulunya di Minahasa. Melewati Minahasa, Kecamatan Paal Dua, Wenang dan Singkil.
  3. Sungai Tikala hulunya  Sawangan, Minahasa. Melewati Sawangan, Kecamatan Paal Dua Tikala, Singkil dan Wenang.
  4. Sungai Sario hulunya di Tinoor, Tomohon. Melewati Kecamatan Wanea dan Sario.
  5. Sungai Malalayang hulunya di Winangun Sea. Melewati Bahu-Malalayang.

Kirim Komentar