08 Feb 2019 08:31

Roh Suci Perintahkan Persiapkan Cap Go Meh

MyPassion
DIRESTUI: Salah satu Tang Sin di Kelenteng Altar Agung, Manado tadi malam. (Grady Kakambong/MP)

“Jadi apabila tak ada restu dari Ban Hing Kiong, Altar Agung tetap turun karena sudah ada petunjuk sendiri dari Shin (roh suci) Altar Agung. Jadi misalnya seperti itu, kita siap turun dan mungkin gabung dengan Kelenteng Kwan Kong, Lu Chie, Hok Tek Ching Sin dan Tiong Tan Lie Goan Swe,” jelasnya lagi.

Dari 10 kelenteng, 2 diantaranya; Lo Tjia Miao di Kombos dan Hian Thian San Tee di Buha, tetap mengikuti keputusan yang keluar dari Ban Hing Kiong. Karena berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB), kedua kelenteng tersebut menyatakan apapun yang terjadi akan terus mengikuti keputusan dari Ban Hing Kiong. Berbeda dengan 8 kelenteng lainnya, antara lain Altar Agung yang memiliki Shin sendiri dan bisa langsung mendapatkan petunjuk dari roh suci.

“Jadi untuk Kelenteng Altar Agung yang sudah pasti 2 Tang Sin berdasarkan petunjuk dari Roh Suci Altar Agung Kong Co Lie Lo Cia dan Kong Co Kwan Kong. Untuk itu kami sudah mulai persiapan besok (hari ini). Beberapa persiapan seperti pembersihan alat-alat yang akan digunakan. Tapi nanti tanggal 13 yang dinamakan Asa Pokian dan Asa Tumbak, yang akan digunakan dalam prosesi Cap Go Mehh,” tutur Ko Chong.

“Kami juga mau meluruskan yang banyak masyarakat menilai, bahwa perayaan Cap Go Meh kaum kita sudah melakukan ritual mandi kebal. Padahal itu semua sudah dibawa dengan peribadatan dan kita harus menjalankan prosedurnya. Dalam arti untuk bisa bermasyarakat, berbaur menurut aturan agama kita,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan inti dari Cap Go Mehh. Itu dilambangkan dengan prosesi yang biasa dilakukan di jalan raya seperti memotong tubuh, dalam artian dia berkorban atas semua kesalahan kita. Ada juga yang memikul semua dosa yang telah kita perbuat, sampai menusuk mulut dan lidah, yang artinya harus menjaga segala ucapan yang keluar dari mulut.

“Jangan sempai menimbulkan persoalan, jadi kita harus selalu sabar, tahan emosi, untuk itu nanti ada sembahyang Tuhan Alah untuk mengucap syukur atas berkat yang telah diberikan dan memohon pertolongan,” tutup Ko Chong.(gnr)

12
Kirim Komentar