08 Feb 2019 08:31

Roh Suci Perintahkan Persiapkan Cap Go Meh

MyPassion
DIRESTUI: Salah satu Tang Sin di Kelenteng Altar Agung, Manado tadi malam. (Grady Kakambong/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Bau dupa menyengat saat masuk ke dalam Kelenteng Altar Agung, Manado tadi malam. Kue-kue tampak berada di meja depan patung dewa. Puluhan umat Tridharma juga melakukan ritual doa di depan patung dewa. Ini adalah ritual penyambutan turunnya Toa Pe Kong untuk menyambut Goan Siao.

 

Penyambutan turunnya Tao Pe Kong sendiri telah mendapat persetujuan dari roh suci. Ci Sin dalam artian menyambut Cou Kun Kong turun, atau biasa disebut dewa dapur turun kembali bertugas di bumi.

“Jadi pada waktu dia naik kembali ada Tao Pe Kong langit yang membantu tugasnya di bumi selama 9 hari bersama semua roh suci. Ini merupakan Shi yang pertama atau jam pertama jatuh pada tanggal 8 Februari,” sebut Ko Chong, pimpinan Kelenteng Altar Agung, semalam.

Persediaan ritual penyambutan Tao pe Kong turun dijelaskannya antara lain, menyediakan kue kuk yang melambangkan umur panjang, kue kopi yang melambangkan usaha untuk memudahkan mendapat rezeki dan keberuntungan dari empat penjuru. Kemudian kue balapis yang melambangkan keturunan yang berlapis-lapis tetap dalam kerukunan dan keharmonisan. Semua itu berasal dari Dewa Hok Lok Siu yang adalah dewa umur panjang, rezeki dan keturunan.

“Makanya itu ketika kita selesai beribadah kita selalu membakar kertas mas yang merupakan kunci kesempurnaan doa kita. Di dalam kertas mas itu ada gambar 3 dewa suci itu. Jadi inti dari pembakaran kertas yaitu menyempurnakan doa kita yang biasa kita sebut Wang Lai atau dewa keberuntungan datang,” jelas Ko Chong.

Lanjutnya hari ini akan ada sembahyang yang akan dipusatkan di Kelenteng Ban Hing Kiong pukul 11.00 WITA. Kemudian dilanjutkan dengan Po Pwe pukul 13.00. “Nanti semua berkumpul di sana untuk utusan dari 10 kelenteng yang ada di Manado, guna melakukan ritual bertanya apakah Cap Go Meh bisa turun ke jalan raya,” ungkapnya.

“Nanti di situ akan terlihat apabila direstui, maka semua kelenteng akan menyatu dan dipusatkan di Ban Hing Kiong pada waktu Cap Go Meh tanggal 19 nanti. Tapi apabila tak ada jawaban (Sio Poe), Kelenteng Altar Agung tetap siap turun ke khalayak karena di prosesi penyambutan Kong turun malam ini (kemarin), kami sudah ada Tang Sin Shin atau Roh Suci Altar Agung, sudah memberikan petunjuk untuk bersiap-siap akan ada upacara besar, dan harus diatur yang baik untuk Cap Go Meh ketika prosesi turun ke jalan raya,” urainya.

12
Kirim Komentar