08 Feb 2019 14:46

Regenerasi Sepakbola, Bintang Muda Bersinar

MyPassion
Ilustrasi.(bola.com)

MANADOPOSTONLINE.COM—Mulai dari Eden Hazard baru sampai jelmaan Johan Cruyff dan Franz Beckenbauer, siapa saja pemain muda yang akan bersinar di Eropa pada musim 2019?

Terkhusus regenerasi pesepakbola, yang perputarannya selalu dinanti para penikmat sejati. Apalagi di Eropa, yang jadi kiblat olahraga terpopuler di dunia ini. Sepanjang 2018, ada begitu banyak legenda yang sudah habis masa edarnya seperti Victor Valdes, John Terry sampai Didier Drogba.

Nama-nama legendaris itu berganti dengan sederet bintang muda yang bersinar terang. Tiga nama, yakni Gianluigi Donnarumma, Kylian Mbappe, dan Matthijs De Ligt, dan pemain muda lainnya bisa dikatakan sebagai representasi terbaik (lihat grafis).(gnr)

Berikut Daftar Pemain Muda yang Bersinar di Eropa pada Musim 2019 : 

1. Kylian Mbappe (Perancis)

- Meski kecepatan dan ketajaman Mbappe membuatnya sangat berbeda dibanding kebanyakan pemain di usianya, bahkan jika dibandingkan dengan pemain-pemain yang lebih tua darinya, kecerdasannya lah yang benar-benar membuatnya seperti sebuah paket yang komplet.

- Meroketnya status Mbappe dalam 15 bulan terakhir adalah hal yang luar biasa. Kariernya jelas akan mengalami turbulensi di masa depan, seperti yang sudah terjadi sejak ia datang ke PSG, tetapi hanya sedikit pemuda di dunia ini yang memiliki potensi semenarik dirinya.

2. Gianluigi Donnarumma (Italia)

- Donnarumma adalah pemain paling konsisten dalam tim yang sangat mengecewakan sejak debutnya dua tahun yang lalu, dan potensinya seperti tak berujung. Tak akan ada yang meragukan bahwa ia akan menggantikan Gianluigi Buffon sebagai pemain no.1 Italia.

- Yang lebih meragukan adalah masa depannya di Milan, meski ia baru saja menandatangani perpanjangan kontrak. Real Madrid adalah salah satu klub yang terus bergerilya untuk mendapatkannya dan mungkin lebih pas untuk pemain dengan talenta seperti dirinya.

3. Marcus Rashford (Inggris)

- Adalah hal yang cukup luar biasa jika kita mengingat bagaimana tak dikenalnya Rashford ketika ia mencetak dua gol dalam debutnya untuk Manchester United melawan Midtjylland pada Februari 2016.

- Rashford dengan mudah mengambil satu tempat di skuad Inggris untuk Piala Dunia tahun lalu. Sebuah bukti betapa bagusnya penyerang asal Wythenshawe ini.

4. Trent Alexander-Arnold (Inggris)

- Karier Alexander-Arnold melesat. Ia sudah membuktikan bahwa ia bisa memiliki karier di level top di masa depan. Tendangan bebasnya yang brilian yang memberikan Liverpool keunggulan bagi The Reds musim ini.

- Alexander-Arnold memiliki ketenangan dan kesadaran akan situasi di sekelilingnya. Kualitas yang istimewa bagi pemain di usianya, dan semua itu akan membantunya memiliki kesempatan besar menjadi bintang bagi klub masa kecilnya ini.

5. Matthijs de Ligt (Belanda)

- Hanya seorang bek tengah yang spesial yang akan dipercaya untuk tampil di final Europa League ketika usianya baru 17 tahun. Ia membuat debutnya untuk timnas senior Belanda dua bulan sebelumnya, di mana ia membuat blunder yang berujung pada dua gol dalam kekalahan 2-0 dari Bulgaria.

- Tetapi bagaimana ia bangkit dari mimpi buruk itu menunjukkan betul keteguhan mentalnya, dan tak mengherankan jika ia menjadi pemain yang, menurut laporan media Eropa, sangat diinginkan oleh Barcelona.

6. Kai Havertz (Jerman)

- Ia telah dibanding-bandingkan dengan Michael Ballack, Mesut Ozil, Lionel Messi, dan mungkin pemain top lainnya yang serupa. Pemain yang kini berusia 18 tahun ini adalah tipikal pemain kreatif yang seharusnya bisa menjadi pemain nomor 10 di timnya.

- Kepindahan ke klub yang lebih elit sepertinya tidak akan tertahankan; Liverpool adalah salah satu klub yang dihubung-hubungkan dengannya, dan rumor yang berkembang menyebutkan bahwa ia mungkin sudah mengunjungi markas latihan The Reds di Melwood.

7. Federico Chiesa (Italia)

- Ingat nama belakang itu? Anda tentu ingat; Chiesa datang dari keluarga yang terkenal di sepakbola berkat ayahnya, Enrico, seorang mantan bintang Serie A dan timnas Italia, dan kini, sang anak pun mengikuti jejaknya.

- Inter Milan dikabarkan sebagai salah satu dari banyak klub yang mengincarnya. Ketika ia kecil, sempat muncul kekhawatiran bahwa ia memiliki tubuh yang terlalu kecil untuk menjadi pemain profesional, tetapi isu tersebut sudah tak menjadi masalah lagi sekarang.

8. Felix Passlack (Jerman)

- Passlack mungkin tumbuh sebagai suporter rival terbesar Borussia Dortmund, Schalke, tetapi ia hampir dipastikan akan menjadi bintang masa depan selanjutnya yang muncul dari akademi BVB yang terkenal itu.

- Pemain berusia 19 tahun ini adalah seorang bek kanan bertubuh mungil yang mampu mengambil keputusan dengan baik, dan bagus dalam urusan menekel dan tak ragu untuk maju ke depan membantu serangan.

9. Nicolo Zaniolo (Italia)

- Zaniolo bikin rekor di Serie A dengan golnya ke gawang Milan. Seperti dilansir Opta, gelandang yang baru didatangkan Roma dari Inter Milan pada musim panas lalu itu jadi pemain termuda yang mencetak paling tidak tiga gol di Serie A 2018/2019.

- Zaniolo juga mengikuti jejak mantan kapten Roma, Francesco Totti. Dengan usianya yang masih 19 tahun 7 bulan, Zaniolo tercatat sebagai pemain termuda setelah Totti (18 tahun 6 bulan pada 1995) yang mencetak tiga gol pertamanya di Serie A untuk Roma.

Kirim Komentar