08 Feb 2019 08:55
Buntut Pemindahan RKUD Pemda dari BSG

OD: Saya Akan Intervensi Kegiatan Usaha BNI di Sulut

MyPassion
Olly Dondokambey

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) pemerintah daerah dari Bank SulutGo (BSG) ke Bank Negara Indonesia (BNI) terus jadi polemik. Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey kembali angkat bicara.

OD sapaan akrab gubernur, terang-terangan menyatakan keberadaan BNI di Sulut merusak jalannya perekonomian di bumi Nyiur Melambai.

"Catat! kehadiran BNI di Sulut merusak perekonomian kita. Saya sebagai pimpinan daerah tidak akan membiarkan hal itu terjadi,” sebut politikus PDI Perjuangan ini. Dia pun memperingatkan BNI.

(Baca: Ekonom: BNI Harusnya Bersinergi,  Bukan Kejar Profit)

“Jika BNI melakukan hal ini terus, saya akan menggunakan kekuasaan saya mengintervensi kegiatan usaha BNI di Sulut," ucap OD dengan nada tinggi, saat diwawancarai usai kegiatan forum pemilu di Hotel Peninsula, kemarin (7/2).

Naik pitamnya orang nomor satu di Sulut ini, ditengarai dikarenakan beberapa pemerintah daerah mulai ‘angkat kaki’ dari BSG. Kemudian berpindah ke BNI. Di antaranya Pemerintah Kabupaten Bolmong. Kemudian Kota Kotamobagu dan Kota Manado akan menyusul Maret nanti.

Gubernur menilai keberadaan bank ini tidak mendukung pihaknya membangun daerah. Lebih lagi menopang eksistensi Bank Pembangunan Daerah (BPD) yakni BSG.

Di samping itu, proses perpindahan RKUD Pemkot Manado, berpotensi membatasi jalannya pinjaman PNS. Hal inilah yang membuat gubernur mengindikasikan adanya tindakan pidana. Jika proses perpindahan itu ada unsur kesengajaan.(jul/gel)

Kirim Komentar