05 Feb 2019 12:59

Demi Olimpiade 2020, Minions Harus Selektif Ikut Turnamen

MyPassion
Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya diminta lebih selektif mengikuti turnamen di 2019 ini.(badmintonindonesia.org)

MANADOPOSTONLINE.COM---Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti meminta ganda putra ranking satu dunia Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya alias Minions lebih selektif mengikuti turnamen di tahun 2019.

Tahun ini begitu krusial bagi semua pebulu tangkis elite karena akan dimulainya race to Tokyo 2020.

Penampilan Minions dalam beberapa tahun belakangan memang luar biasa. Di tahun 2017, Marcus/Kevin meraih tujuh gelar superseries. Pada tahun 2018, mereka masih mendominasi sektor ganda putra dengan raihan delapan gelar BWF World Tour ditambah satu medali emas Asian Games 2018.

"Pemain sekaliber Marcus dan Kevin memang harus selektif memilih turnamen, kami harus bisa jaga kondisi mereka, karena mereka pasti diincar lawan semua. Diharapkan kalau berangkat (ke turnamen) dalam kondisi terbaik," kata Susy, seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

"Kami berharap Marcus/Kevin peak nya di olimpiade, tapi kalau diumbar, ada masanya yang akan kena itu non-teknisnya, pasti akan memengaruhi, mending diatur saja. Salah satu faktor mereka bisa selektif memilih turnamen karena memang sudah aman rankingnya, tapi kan bukan cuma jaga di ranking, tapi kondisi, motivasi dan kalau terlalu over, ada jenuhnya," ujar Susy.

Dia menyarankan, Minions lebih baik ekstra fokus ke major events di tahun ini seperti All England, Kejuaraan Dunia, Piala Sudirman, BWF Tour Finals. Hal ini dimaksudkan Susy agar mereka bisa menjaga kondisi baik secara fisik maupun mental dalam arti terhindar dari kejenuhan, demi meraih peak performance di Olimpiade Tokyo 2020.

"Mereka jangan dituntut terlalu berlebihan, mereka andalan di tahun depan (olimpiade). Yang penting posisi rankingnya tetap aman, kalau bisa bertengger di ranking satu, kalau bisa tiga besar aman," ujar Susy.

Turnamen All England 2019 menjadi target terdekat bagi Minions. Ajang ini akan dilangsungkan di Birmingham, Inggris, pada 6-10 Maret 2019.(jpnn/can)

Kirim Komentar