04 Feb 2019 10:36

14 Ribu Wisman Kunjungi Sulut, OD: Kenaikan Harga Tiket Tak Pengaruh

MyPassion
Olly Dondokambey

MANADOPOSTONLINE.COM—Data Januari tahun ini, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Utara (Sulut) sudah sebanyak 14 ribu. Hal itu disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD), Minggu (3/2). Menurut OD, kenaikan harga tiket tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisman.

"Memang naiknya harga tiket ini berpengaruh terhadap jumlah kunjungan. Tetapi itu hanya pada wisatawan domestik. Tidak pada mancanegara. Dari data yang disampaikan ke saya, jumlah wisman yang datang sudah 14 ribu untuk tahun ini. Dan itu terus kita genjot," ungkapnya.

Pihaknya, menurut OD, terus melakukan koordinasi dengan maskapai terkait harga tiket. Karena menurutnya, wisatawan domestik juga menjadi objek sasaran dalam peningkatan kunjungan ke daerah.

"Tiket kan sudah berangsur turun. Namun kita terus melakukan koordinasi dengan pihak maskapai. Yang pasti, baik mancanegara ataupun domestik, akan kita tingkatkan untuk mengunjungi Sulut. Kita tahun ini, juga melakukan upaya untuk peningkatan pariwisata. Jadi sudah selayaknya, kunjungan ke Sulut bakal meningkat," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi (Dispar) Sulut Jhon Paerunan mengatakan, tahun ini semua destinasi yang ada sudah akan siap untuk menjamu wisatawan yang datang.

"Memang destinasi di Minahasa ini paling banyak dibandingkan 14 kabupaten/kota yang lain. Gubernur juga menginginkan agar semua destinasi yang ada selalu siap. Kalau untuk ruang gerak kita di sana masih terbatas. Karena kan wewenang paling besar itu ada di kabupaten setempat," sebutnya.

Paerunan mengatakan, pemprov hanya memiliki dua destinasi yang ada di Minahasa. Yaitu Sumaru Endo dan Bukit Kasih. Kedua itu menjadi wewenang dari provinsi yang sekarang sedang ditata agar supaya kunjungan turis semakin meningkat.

"Kita sudah selesai melakukan perbaikan kolam renang di Sumaru Endo serta ada juga perbaikan cottage. Bukan hanya itu plasa kuliner juga kami siapkan menggunakan DAK. Kalau di Bukit Kasih kita juga buat plasa kuliner, serta kios cendera mata," ungkapnya.

Paerunan mengatakan, setelah semua pekerjaan selesai maka Minahasa akan dijadikan magnet pariwisata. Karena semua destinasi sedang dalam penataan. Namun jelasnya, bukan hanya Minahasa yang sedang dikembangkan, tetapi untuk semua daerah.

"Kan hampir semua daerah ini menerima DAK fisik tahun lalu. Itu diperuntukan untuk merehab semua destinasi yang ada. Yang tidak kebagian itu hanya Tomohon dan Kotamobagu. Selain itu semua destinasi kita pastikan rampung tahun ini," kuncinya. (tr-02/can)

Kirim Komentar