21 Jan 2019 17:29

DBD Makan Korban, Warga Sitaro Diminta Tidak Lalai

MyPassion
Ilustrasi.(dok Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Meski Sitaro merupakan kabupaten dengan jumlah penderita DBD yang paling sedikit, namun masyarakat tetap diminta waspada.

Dari data yang ada saat ini, DBD sudah memakan satu korban jiwa di Kampung Kisihang Pulau Tagulandang. Saat dikonfirmasi Kadis Kesehatan Ria M Papalapu membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan memang sebelum diberlakukannya DBD sebagai KLB, Pemkab telah melakukan berbagai sosialisasi dan tindakan pencegahan wadah.

"Namun untuk satu korban tersebut, kemungkinan terlambat diidentifikasi. Sebab banyak juga masyarakat terutama orang tua lalai dalam mengawasi anak. Seharusnya saat anak mengalami panas, segera dibawa ke puskesmas terdekat untuk diidentifikasi. Agar kita juga tahu apakah penyakit biasa atau sudah gejala DBD. Karena kebanyakan orang tua, membawa anak untuk perawatan medis saat sakitnya sudah parah, sehingga dapat dikatakan terlambat," jelasnya.

Ia pun berharap, setelah adanya korban jiwa masyarakat tidak lalai. "Pastinya lakukan pencegahan sejak dini dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan melakukan 3M Plus. serta orang tua, wajib selalu mengontrol kesehatan anak," jelasnya.(drp/gel)

Kirim Komentar