19 Jan 2019 09:18

Kasus Novel, Polisi Periksa Ulang Babuk

MyPassion
Dedi Prasetyo

JAKARTA—Setidaknya ada dua tugas yang sedang dikerjakan oleh Tim Gabungan Kasus Novel Baswedan bentukan Polri. Yang pertama, menganalisa ulang barang bukti (Barbuk) yang didapatkan Polda Metro Jaya. Dan, kedua, memeriksa Novel Baswedan belum sekali pun diperiksa terkait kasus yang menimpanya.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, barbuk yang dianalisa di antaranya sketsa hingga sejumlah keterangan saksi.  “Soal sketsa ini bukan hal mudah lho, berulang kali harus dicocokkan,” terangnya.

Langkah selanjutnya adalah memeriksa Novel. Menurutnya, Ketua KPK Agus Rahardjo telah berkomunikasi dengan Novel terkait rencana pemeriksaannya. Saat ini diketahui Novel bersedia untuk diperiksa.”Timgab ini menunggu kapan Novel bisa diperiksa,” ujarnya.

Menurutnya, semua pihak harus bekerjasama agar kasus tersebut bisa segera terungkap. Sehingga, pelaku lapangan dan aktor intelektualnya bisa ditemukan. ”Ini penting keterbukaan semua pihak,” ujarnya.

Hingga saat ini diketahui bahwa Polri lebih maju dalam upaya mengungkap kasus penyiraman terhadap Novel. Rekomendasi Komnas HAM terhadap Polri dijalankan. Tapi, sayangnya rekomendasi Komnas HAM terhadap KPK untuk menerapkan obstruction of justice (OJ) belum juga dijalankan.

Saat dikonfirmasi terkait Polri yang dinilai Komnas Ham lebih bersemangat menangani kasus Novel. Kadivhumas Polri Irjen M. Iqbal menuturkan bahwa pihaknya hanya ingin kasus tersebut segera terungkap. Tapi, soal OJ yang tidak dijalankan KPK, tentunya itu urusan dari KPK. ”Kami hanya mengurus soal rekom terhadap Polri,” ujarnya. (jpg/fgn)

Kirim Komentar