18 Jan 2019 08:40
Pembayaraan Tunggu PP

Gaji PNS Naik Mulai Januari

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Kabar gembira bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sulawesi Utara (Sulut). Tahun ini, penerapan kenaikan gaji sebesar lima persen sudah akan dilakukan. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut Gamy Kawatu membeberkan, jika penerapan kenaikan gaji kemungkinan sudah dimulai Januari ini.

 

"Ini kan instruksi pusat dengan skala nasional dan penerapan memang di 2019 ini. Jadi kemungkinan itu sudah dihitung di Januari ini. Namun pembayaran kenaikan gaji ini nanti menyesuaikan jika sudah ada peraturan pemerintah (PP). Jadi jika PP terbit bulan depan, maka akan dibayar bulan depan. Namun dengan akumulasi dengan gaji Januari," ungkapnya.

Anggaran kenaikan gaji juga, menurut Kawatu, telah disiapkan Pemprov Sulut melalui Dana Alokasi Umum (DAU). Karena itu, dirinya memastikan penerapan kenaikan gaji sudah pasti dilakukan. DAU tersebut juga, ungkapnya, telah disusun dan disesuaikan pemerintah pusat untuk kebutuhan pembayaran gaji PNS.

"Kalau gaji naik, otomatis DAU juga ikut naik dan yang mengatur itu adalah pemerintah pusat. Kita hanya kirimkan jumlah PNS, pusat yang mengatur. Yang pasti, kita sudah siapkan anggaran untuk kenaikan gaji. Jadi sangat bisa berpeluang kenaikan gaji sudah dimulai dari Januari ini. Sekarang kita tinggal menunggu petunjuk teknis (juknis) yang akan menjadi acuan kita dalam pembayaran gaji nantinya," tuturnya.

Sementara itu, pemerhati pemerintahan Dr Jhony Lengkong mengingatkan agar kenaikan gaji tersebut harus diiringi dengan kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Jangan sampai, anggaran yang besar digelontorkan tidak akan berdampak positif bagi jalannya pemerintahan daerah.

"Gaji memang sudah wajar naik. Apalagi tuntutan perekonomian besar. Namun karena asal gaji mereka dari APBN, yang notabenenya adalah uang rakyat. Maka harus diimbangi dengan kinerja yang maksimal. Pelayanan harus baik tentunya. Agar ada sinkronisasi dengan asas utama APBN yaitu manfaat," terangnya.

Lengkong juga mengatakan, dengan naiknya gaji harus ada ukuran kinerja yang mampu dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Apalagi semua PNS mendapatkan tunjangan, dengan asal muasal anggaran yang sama, yakni uang rakyat.

“Jangan sampai menurut Lengkong, anggaran membengkak namun pelayanan tetap stagnan,” tukasnya.

Sementara itu, pemerintah pusat menargetkan draf rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang kenaikan gaji PNS dan anggota TNI-Polri beserta pensiunan rampung akhir bulan ini. Gaji mereka rata-rata bakal naik lima persen.

''Kami berharap kenaikan gaji itu dapat mendongkrak produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan aparatur negara maupun pensiunan,'' kata Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto kemarin.

12
Kirim Komentar