14 Jan 2019 09:53
Tunggu Hasil Otopsi Mayat

Kasus Buaya Makan Warga Ada Bukti Baru

MyPassion
Lokasi penemuan korban diduga meninggal karena dimakan buaya. (Rangga Mangowal/MP)

TOMOHON—Kasus meninggalnya Deasy Tuwo, warga Desa Suluun, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan terus didalami penyidik. Polres Tomohon belum berhenti menyimpulkan, bahwa korban diduga meninggal karenakan dimakan buaya.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar Sirait, melalui Wakapolres Kompol Joyce Wowor. Kata Wowor, pihaknya masih melakukan pemeriksaan ke semua pihak, yang berhubungan dengan meninggalnya korban, Jumat (11/1) lalu.

“Masih dilidik (penyelidikan) oleh petugas di lapangan. Semua yang memiliki sangkut paut dengan korban. Baik pekerja, pemilik, keluarga hingga saksi yang pertama kali menemukan korban,” ungkap Wowor.

“Beberapa bukti-bukti guna menopang jalannya proses penyidikan, sudah dikantongi penyidik. Termasuk, dengan hasil otopsi korban. Namun khusus untuk hasil otopso belum bisa kita beber. Masih menjadi konsumsi internal, guna pengembangan dan penyimpulan kasus yang jarang terjadi ini,” sambung Wowor.

Kapolsek Tombariri Iptu Jantje Untu menambahkan, semua pihak yang terlibat, kooperatif dan bekerja sama dengan baik dengan petugas penyidik. Seperti Wowor, dirinya pun enggan berkomentar banyak soal update kasus meninggalnya Deasy yang tewas mengenaskan dimakan buaya. “Tunggu saja hasil pemeriksaan jenazah,” tandas Kapolsek.

Lanjutan penyidikan dinanti semua pihak, utamanya keluarga korban. Bukan apa-apa, belakangan santer beredar kabar, bahwa kematian Deasy bukanlah di hari yang sama saat ditemukan warga dan pekerja di penangkaran bibit mutiara milik warga negara asing ini.(jul/gnr)

Kirim Komentar