12 Jan 2019 09:09

Terungkap! Korban Sudah Beberapa Hari Tak Bisa Dihubungi

MyPassion
Deasy Tuwo (44) ditemukan tewas mengenaskan, di penangkaran Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Jumat (11/1). (Rangga Mangowal/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM - Deasy Tuwo (44) ditemukan tewas mengenaskan, Jumat (11/1). Korban diduga diterkam buaya yang dipelihara di penangkaran Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa.

(Bakal Dimakamkan Hari Ini, Keluarga: Jangan Sebar Foto Peristiwa Korban)

Informasi yang dirangkum, lokasi tersebut berada di PT Tiara Indo Pearl, yang terletak di desa tersebut. Korban ditemukan di dalam kandang buaya yang terdapat di halaman depan perusahaan budi daya mutiara itu. Kuat dugaan, korban meninggal dimakan buaya karena beberapa organ tubuh seperti tangan dan perut yang sobek.

Ia pertama kali ditemukan tiga warga desa yang hendak memberitahukan ada kegiatan desa. “Awalnya kami hendak memberitahukan bahwa ada kegiatan kerja bakti di seluruh desa. Karena menurut informasi perusahaan bahwa korbanlah yang tinggal dan menjaga perusahaan itu dan sudah beberapa hari tidak dapat dihubungi,” ujar saksi Herling Rumengan, meweteng desa (wakil kepala lingkungan).

Saksi kemudian bersama dua orang lainnya langsung menuju rumah itu dan mencari korban. “Kami cari di sekitar lokasi dan tidak menemukannya. Kemudian kami melihat ada sesuatu yang seperti boneka di kolam buaya. Setelah kami amati ternyata sosok itu adalah mayat. Bersama dengan bapak Vian Turangan dan Audi Engkol kami kemudian menggunakan bambu panjang menepikan benda itu, dan benar itu adalah sosok perempuan,” tambahnya.

(Kapolsek: Korban Sudah 20 Tahunan Tinggal di Perusahaan)

Mendapatkan informasi, Kepala Jaga VII Noldy Pinontoan langsung menyampaikan ke polisi. Selanjutnya, tim identifikasi yang tiba langsung memasang garis polisi. Dalam upaya mengangkat jenazah, warga yang lain harus mengalihkan perhatian buaya dengan bambu panjang, akhirnya korban berhasil diangkat dan langsung dibawa ke RS Prof Kandou. (rgm/gnr)

Kirim Komentar