11 Jan 2019 10:22

Waspadai Luncuran Lava Pijar, Pemkab Sitaro Tetapkan Siaga Darurat Karangetang Selama 90 Hari

MyPassion
Terpantau dari Kampung Pehe, Kabupaten Sitaro, kabut menutupi puncak gunung Karangetang, Kamis (10/1) kemarin siang.(Don/Manado Post)

 

MANADOPOSTONLIN.COM—Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro resmi menetapkan siaga darurat Karangetang selama 90 hari. Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala BPBD Sitaro Ch Bob Wuaten. Ia menjelaskan status siaga tersebut ditetapkan pasca dikeluarkan rekomendasi. Pasalnya hingga kini aktivitas gunung api tersebut terus menunjukkan peningkatan. “Status ini terhitung sejak Rabu (9/1), berdasarkan SK Bupati Nomor 23 Tahun 2019 tentang status kebencanaan siaga darurat gunung api Karangetang,” terangnya.

Bob sapaan akrabnya juga menjelaskan, status siaga darurat ini merupakan salah satu cara efektif dalam mengantisipasi ancaman primer, berupa luncuran lava pijar dari kawah. “Termasuk ancaman sekunder seperti luncuran lahar dingin. Makanya kita juga setelah pemberlakuan ini, akan segera membentuk posko di sejumlah titik guna meningkatkan monitoring aktivitas gunung,” jelasnya.

"Untuk itu diimbau bagi masyarakat yang bermukim di Kecamatan Siau Tengah, Siau Timur, dan Siau Barat Utara agar selalu waspada. Karena tiga wilayah itu berada di kaki gunung, yang secara langsung dapat terdampak bencana apabila Karangetang terus mengalami peningkatan aktivitas,” imbaunya.

“Peringatan ini, sudah kita sampaikan kepada pemerintah setempat, yang nanti akan diumumkan pada warga di tiga wilayah rawan bencana ini,” pungkasnya.(drp/gel)

Kirim Komentar