11 Jan 2019 10:16

232 CPNS Padati Kantor Wali Kota Kotamobagu

MyPassion
CPNS yang dinyatakan lulus mengikuti pembekalan di Aula Kantor Wali kota Kotamobagu, Kamis (10/1) kemarin.(Claudia/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM---Ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lulus padati Aula Kantor Wali kota Kotamobagu, Kamis (10/01) kemarin, untuk menerima pembekalan hari pertama.

Sekretaris Kota (Sekkot) Kotamobagu Adnan Massinae mengatakan, ini merupakan pertemuan pertama 232 CPNS yang dinyatakan lulus. “Kami berharap pertemuan akan menjadi bekal untuk menjadi CPNS yang baik. Karena CPNS yang lulus ini merupakan orang-orang terpilih yang nantinya akan membantu masyarakat yang ada di Kota Kotamobagu," ucap Adnan.

Ia berharap, CPNS ini bisa menjadi panutan di tengah masyarakat dan berperilaku baik. Dalam berbahasa juga sopan dan melayani masyarakat dengan baik. “Pertemuan ini langkah awal untuk mengenalkan lokasi kerja,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Sahaya Mokoginta mengingatkan, CPNS yang dinyatakan lulus oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) harus mempersiapkan dokumen untuk Penertiban Nomor Induk Pegawai (NIP). Sebab CPNS belum dikatakan lulus jika ada dokumen yang tidak memenuhi syarat. 
"Pemberkasan ini yang terpenting. 232 CPNS belum bisa dikatakan sudah lolos, masih ada pemberkasan. Kalau ditemui ada yang tidak lengkap berkasnya, maka tidak akan lulus sebagai CPNS," ucap Sahaya.

Lanjutnya, para peserta dihadapkan dengan pengurusan kelengkapan dokumen, mereka juga akan dihadapkan dengan prajabatan sebagai syarat menjadi PNS 100 persen. "Karena itu perlu kesiapan secara total untuk bisa jadi PNS. Bukan hanya dokumen tapi akan ada prajab, kalau diprajab tidak lulus mereka tidak akan menjadi PNS sepenuhnya," terang Sahaya.

Sahaya juga membeber, pihaknya bakal mulai menginput dokumen mulai 14 hingga 15 Januari mendatang  sesuai pengumuman. 
"Seluruh CPNS ini diharapkan supaya bisa melengkapi berkas untuk pengusulan penerbitan NIP agar bisa memenuhi syarat. Setelah itu kita panggil CPNS untuk perkenalan dengan lingkungan kerja baru. Istilah magang. Karena pastinya mereka ini memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda sehingga pasti ada yang belum mengenal lingkungan pemerintah," jelasnya.(tr-06/ite)

Kirim Komentar