11 Jan 2019 10:06

178 CPNS di Manado Wajib Ikuti Pemberkasan Ulang

MyPassion
Corry Tendean

MANADOPOSTONLINE.COM—Sebanyak 178 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lulus, wajib mengikuti pemberkasan ulang 14-18 Januari di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Manado.

“Semua wajib melengkapi dan membawa dokumen ke Kantor BKPP Manado,” ujar Kepala BKPP Manado Corry Tendean, didampingi Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Pemkot Manado Steven Runtuwen.

Menurut dia, dokumen yang dimasukkan harus berisi keterangan dan data yang benar. Jika tidak, maka pemkot berhak menggugurkan atau memberhentikan dengan tidak hormat sebagai CPNS.

“Dokumen juga harus dimasukkan sesuai pada waktunya. Jika tidak, akan dianggap mengundurkan diri dan diganti dengan peserta urutan berikutnya pada setiap formasi yang bersangkutan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, CPNS yang lulus harus memasukkan surat lamaran yang ditujukan kepada Wali Kota Manado ditulis dengan tangan sendiri, menggunakan tinta hitam dan memakai huruf kapital serta ditandatangani di atas materai Rp 6.000.

“Fotokopi ijazah dan transkrip nilai saat mendaftar, yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang, sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan jabatan pada saat melamar serta fotokopi legalisir Kartu Tanda Penduduk,” jelasnya.

Lanjutnya, daftar riwayat hidup juga harus ditulis tangan menggunakan tinta hitam dan memakai huruf kapital serta ditandatangani di atas materai Rp 6.000, dan ditempel pas foto ukuran 4x6cm dengan latar belakang merah.

“Memasukan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli yang masih berlaku diterbitkan oleh Kepoisian Negara Republik Indonesia dan fotokopi legalisir. Fotokopi Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku untuk pelamar Formasi Tenaga Kesehatan,” sebutnya.

Selain itu, katanya, harus memasukan surat keterangan berbadan sehat jasmani dan rohani serta bebas Narkoba/NAPZA (Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif lainya) dari RSUP Kandou Manado.

“Harus memiliki surat keterangan tidak sedang menderita gangguan jiwa dari Rumah Sakit Jiwa Prof Ratumbuysang dan memasukan surat pernyataan tidak pernah dipidana dan tidak pernah diberhentikan tidak hormat,” pungkasnya. (*/can)

Kirim Komentar