11 Jan 2019 10:43

16 Formasi Dokter Ahli di Minahasa Tak Ada Peminat

MyPassion
CPNS yang dinyatakan lolos ketika melakukan kelengkapan berkas di Kantor Badan Kepegawaian dan Pendidikan Sumber Daya Manusia Kabupaten Minahasa.(Lerby/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM — Pemerintah telah membuka dan menggelar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk menambah Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan, kesehatan dan teknis lainnya yang dinilai masih kurang. Untuk Minahasa dari 136 formasi yang disiapkan hanya 120 CPNS yang lolos dan dinyatakan siap menduduki formasi sesuai dengan kelulusannya masing-masing.

Untuk 16 formasi lainnya yang kosong diketahui adalah formasi dokter ahli, hal ini tentunya menurut sejumlah kalangan sangat disayangkan karena Minahasa masih membutuhkan tenaga kesehatan ahli.

"Ini sangat disayangkan. Padahal pemerintah sudah membuka kesempatan kepada masyarakat. Apakah karena masyarakat Minahasa dan Sulut yang kekurangan dokter ahli atau ada faktor lain?. Seperti ada pendaftar tetapi usia sudah tidak memungkinkan," sebut Christy Sumolang.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan Sumber Daya Manusia Kabupaten Minahasa Melky Rumate melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Diklat Albert Ombeng menyampaikan kemarin seluruh CPNS yang lolos telah mengikuti tes kesehatan.

“Selain mengikuti tes kesehatan. 120 CPNS ini sudah kita minta untuk melakukan kelengkapan berkas. Hal ini diwajibkan guna penetapan Nomor Induk Pegawai di Kabupaten Minahasa," kata Ombeng, Rabu (9/1) lalu.

Ditanya soal formasi yang kosong, ia menjelaskan sebenarnya ada pendaftar, namun karena usia sudah tidak memungkinkan akhirnya tidak diakomodir. "Sesuai peraturan perundang-undangan batas yang diakomodir maksimal 35 tahun. Memang ada beberapa dokter ahli yang minta diakomodir, akan tetapi karena peraturan jadi tidak bisa," ungkapnya. Ia menjelaskan, dari 120 CPNS yang lolos 37 tenaga kesehatan, 47 tenaga pendidikan atau guru, dan 46 tenaga teknis.(tr-03/tan)

Kirim Komentar