10 Jan 2019 09:09

Pemilu 2019 di Sulut, Bakal Habiskan 27 M

MyPassion
Ardiles Mewoh

MANADO—Demi suksesnya Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut tak tanggung-tanggung, menyiapkan anggaran sebesar Rp 27 miliar untuk pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

Ketua KPU Sulut Dr Ardiles Mewoh mengatakan, sebanyak Rp 27 miliar akan digunakan untuk beberapa tahapan. "Jadi sejauh ini tahapan sudah berjalan. Sebagian besar sudah dilaksanakan 2018 lalu. Sedangkan sisanya di tahun 2019. Dan saat ini, kami masih menunggu kiriman surat suara dari KPU RI," kata Mewoh.

Pihaknya juga akan mempersiapkan formulir untuk pemungutan dan rekapitulasi suara. “Pada prinsipnya, logistik berjalan sesuai jadwal yang diatur. Tetapi dipastikan sudah siap sebelum pemungutan suara termasuk proses distribusi ke TPS,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, akan membentuk penyelenggara badan adhoc yaitu Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). “Se-Sulut membutuhkan 54.775 tenaga KPPS di 7.800 TPS yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Terdiri dari 5 orang KPPS dan 2 linmas atau petugas keamanan di setiap TPS," bebernya.

Lanjutnya setelah badan adhoc terbentuk, persiapan dilanjutkan dengan tahapan pemungutan perhitungan suara. Mulai dari membuat PKPU dan bimtek. "Mereka dipastikan mengetahui serta memahami aturan teknis terkait pemungutan dan perhitungan suara. Kampanye juga jalan terus sampai 3 hari sebelum masa tenang," tuturnya.

Sedangkan data pemilih dilakukan proses pendataan. "Ini untuk meminimalisir data pemilih yang belum terdaftar. Selanjutnya akan lebih banyak melakukan sosialisasi. Sehingga masyarakat tahu cara pencoblosan di TPS," tukasnya.

Sementara itu, Pengamat Politik Ferry Liando mengatakan, sebaiknya penggunaan anggaran Rp 27 miliar dilakukan dengan efektif dan efesien. Penggunaan itu harus ada manfaatnya bagi kepentingan masyarakat.

Sebab, dengan anggaran yang begitu banyak, akan sia-sia jika akhirnya anggota DPRD yang terpilih tidak memiliki kualitas yang diharapkan. "Meskipun biayanya sangat besar, tapi menghasilkan anggota legislatif yang berkualitas, tentu tidak ada yang akan mempersoalkannya," ujarnya.

12
Kirim Komentar