10 Jan 2019 14:08

Begini Langkah Pencegahan Penyakit DBD

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM - Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo, MSc melalui Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Krisis Kesehatan Dr Arthur Tooy mengatakan, DBD disebabkan gigitan nyamuk betina dewasa. Setiap kali nyamuk betina dewasa bertelur akan menghasilkan 100 butir.

"Jadi, dalam waktu selang 10 hari ketika telur tersebut terkena air dia akan menjadi nyamuk dewasa. Ketika kita biarkan nyamuk tersebut bertelur dalam 10 hari maka akan ada nyamuk dewasa baru," katanya

Lanjut Tooy, proses nyamuk dewasa bertelur dikatakannya dimulai dari adanya genangan air yang tidak dilapisi tanah. Misalnya salah satunya ditempat penampungan air yang kurang steril. Nah, awal mula timbulnya jentik-jentik nyamuk dari tempat-tempat seperti itu.

"Beberapa upaya yang dilakukan pemerintah melalui penyemprotan abate atau Fogging itu sudah sangat membantu akan tetapi itu hanyalah sebuah racun untuk membunuh nyamuk dewasa, yang sudah menjadi telur atau dimaksud jentik itu tidak bisa teratasi,"sebut tooy

"Jadi disini yang sangat diperhatikan untuk pencegahan penyakit DBD yaitu dengan program 3M-Plus yaitu menguras bak mandi/tempat penampungan air, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, menimbun atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD,"ungkapnya.

Menurutnya Pasien dianggap memiliki tanda kedaruratan jika mengalami penurunan kesadaran, tidak bisa makan dan minum dengan normal, hematokrit meningkat, dan ada shock.

"Kalau ada tanda-tanda itu, harus dirawat di rumah sakit, berapa pun kadar trombositnya. Jika tidak ditemukan tanda kedaruratan, harus dicek hasil pemeriksaan laboratorium. Bila kadar trombositnya lebih dari 100.000. pasien boleh berobat jalan atau dirawat di rumah," imbuhnya

"Yang dikatakan DBD itu jika trombositnya turun dibawah 100.000 atau hematokrit diatas 20 persen baru dikategorikan terkena DBD, Gejala Demam berdarah ini akan muncul biasanya setelah 4-6 hari setelah infeksi dan bisa berlangsung hingga 10 hari,"tukasnya. (opan)

Kirim Komentar