09 Jan 2019 22:12

Tak Ada Penangkapan di Singapura, Polda Bali: Kami Lakukan Pemeriksaan Keberadaan HK

MyPassion
Kasubdit II Ditreskrimum Polda Bali AKBP Agung Kanigoro Nusantoro menunjukkan DPO tersangka Hartono Karjadi.(Dok.Bali Post)

MANADOPOSTONLINE.COM — Kabar tidak sedap hinggap di tubuh Polda Bali. Dimana korps ini dinilai menyalahi aturan terkait upaya penangkapan terhadap tersangka kasus penggelapan HK alias Hartono yang telah diputus pengadilan.

Keberadaan Hartono yang saat ini melakukan pemilihan kesehatan ke Singapura dan dikatakan anggota Polda Bali berupaya melakukan penangkapan di sana.

Direskrimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar K Nugroho ketika dikonfirmasi Manado Post Online, Rabu (9/1) malam, menuturkan pihaknya tidak pernah melakukan upaya penangkapan di negeri Singa.

“Yang ada itu pengecekan keberadaan terhadap tersangka penggelapan HK yang melakukan pemulihan kesehatan. Sebagai institusi hukum kami tetap memperhatikan aturan yang ada,” jelas Nugroho. 

Terkait pemberitaan menyebutkan adanya upaya penangkapan, ditegaskannya lagi merupakan hal yang tidak benar.

“Yang sebenarnya, tersangka sudah kami upayakan untuk dipanggil hingga dua kali, namun tidak pernah dihadirkan. Harusnya sebagai warga negara mematuhi hukum yang ada dengan menghilang beberapa bulan,” tambahnya. 

Upaya ke depan yang akan diambil yakni berkoordinasi dengan Kepolisian Singapur untuk memastikan terkait keberadaan pengusaha yang telah ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) ini.

“Dengan kurun waktu yang sudah empat bulan ini, kami hanya menerima laporan kalau yang bersangkutan sakit, Maka dari itu kami lakukan pengecekan. Tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan koordinasi denga kepolisian Singapura, juga tetap mengacu pada koridor, juga sebagai bentuk pertanggung jawaban kami sejauh mana menangangi proses ini," tukas Perwira Polri humanis ini. (mpo)

Kirim Komentar