05 Jan 2019 08:17
Rabu Pisah-Sambut Kapolda Sulut

Sikat Polisi Nakal Jendral Sigid

MyPassion
SELAMAT BERTUGAS: Tongkat komando Kapolda Sulut, Jumat (4/1) kemarin, resmi berpindah tangan ke Irjen Pol Remigius Sigid, dari Irjen Pol Bambang Waskito. Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta. (tribratanewspoldasulawesiutara)

JAKARTA—Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto resmi menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), menggantikan Irjen Bambang Waskito. Remigius sebelumnya menjabat sebagai Ketua STIK Lemdiklat Polri.

 

Kapolri Jendral Tito Karnavian memimpin langsung pelantikan dan serah terima jabatan yang digelar di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. “Demi Tuhan saya berjanji, bahwa saya selaku pejabat Polri akan setia dan taat sepenuhnya pada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI,” ujar Tito yang diikuti Irjen Remigius, Jumat (4/1).

Remigius pun bersumpah untuk senantiasa menaati segala peraturan dan melaksanakan tugas sebagai Kapolda Sulut dengan penuh tanggung jawab. Serta menjunjung tinggi kehormatan negara, pemerintah dan Polri serta mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Ia juga bersumpah tidak akan melakukan korupsi, kolusi, nepotisme, dan menerima gratifikasi dari siapapun. “Bahwa saya akan bekerja dengan jujur, tanggung jawab, dan disiplin untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” ucapnya.

Usai sertijab, Kapolda Sulut yang lama dan baru bersama masing-masing istri, mengabadikan momen itu dalam foto bersama. Dalam kesempatan ini, Kapolri juga memimpin upacara kenaikan pangkat untuk 33 perwira menengah dari pangkat AKBP ke Kombes.

“Pak Remigius yang dipercayakan menduduki jabatan Kapolda Sulut juga bukan orang baru untuk jajaran Polda Sulut, mengingat yang bersangkutan pernah menjabat direktur di Polda Sulut beberapa tahun silam,” ungkap pengamat hukum Toar Palilingan MH.

Tugas bagi kapolda yang baru katanya tetap mengawal suasana keamanan yang sudah kondusif. “Mengingat tinggal 4 bulanan lagi kita memasuki klimaks pesta demokrasi,” saran Palilingan.

Sementara untuk jajaran internal Polda, katanya perlu terus dilakukan pembinaan pada anggota. Mengingat masih juga ditemukan oknum-oknum polisi ‘nakal’ yang terlibat dalam tindak pidana kejahatan. “Sehingga merusak citra institusi yang sering justru memperoleh penghargaan dari kapolri,” saran wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi tersebut.

Sementara untuk kejahatan jalanan dan premanisme, katanya sudah tidak terlalu meresahkan lagi. “Namun perlu dijaga terus kondisi ini, mengingat daerah kita sedang booming sektor pariwisata dengan kedatangan turis asing yang sangat banyak,” pungkas Palilingan.

Kabid Humas Polda Sulut saat diwawancarai terpisah mengungkapkan, usai pelantikan di Jakarta, pekan depan akan ada pisah sambut di Mapolda. “Iya, Rabu tangga 9 Januari ada pisah sambut,” singkat Tompo.(gnr)

Kirim Komentar