28 Des 2018 14:38
Sambut Tahun Baru, Jemaat Harus Selektif

Hindari Miras Sama dengan Hindari Dosa

MyPassion
Francky Londa

MANADOPOSTONLINE.COM—Natal baru saja lewat. Namun sukacitanya masih tetap terasa hingga saat ini. Kini jemaat diperhadapkan dengan tantangan tahun baru, yang sebentar lagi disongsong.

Untuk menyambut tahun baru, jemaat kembali diingatkan agar menjauhi minuman keras (miras). Sebab miras bisa menjadi biang kerok terganggunya kerukunan.

Sekretaris Pucuk Pimpinan KGPM Gbl Francky Londa STh MA mengatakan, Natal adalah peristiwa iman yang luhur, agung dan kudus. “Melalui Natal kita mensyukuri karya selamat Allah bagi umat manusia dan dunia ini," ujarnya.

Karena itu Natal dan jelang tahun baru (Nataru), harus tetap dihayati dan dirayakan dengan cara sepatutnya dan selayaknya. Menurutnya, akan sangat elok bila dirayakan tanpa penyalahgunaan miras. “Tahun baru selayaknya disambut dengan segala kewajaran, dan bukan dengan kemabukan dan pesta pora. Kita harus menikmati dan mensyukuri rahmat dan berkat Natal dan tahun baru tanpa miras,” ungkapnya.

Hal yang sama dikatakan Ketua Wilayah GMIM Sentrum Pdt Monigir Laoh STh. “Mengkonsumsi miras adalah dosa. Manusia harus selektif dan bijak dalam memanfaatkan sumber daya yang ada. Hindari miras sama halnya dengan menghindari dari dosa,” tegasnya.

Dia mengajak, umat menjadi sponsor tanpa miras. “Bapak, ibu, pemuda dan remaja harus menjadi pelopor dan sponsor tanpa miras. Karena itu perlu dalam menunjang keamanan saat merayakan tahun baru nanti,” tandasnya.

Ditambahkan Ketua Wanita Kaum Ibu Pucuk Pimpinan KGPM Gbl Christine Rattu, Nataru harus membawa damai. “Sehingga miras harus dijauhi dari meja pertemuan,” tandas Rattu.(***/gnr)

Kirim Komentar