21 Des 2018 10:28

Anak Muda Bijak Gunakan Medsos, Bagikan Kabar Sukacita Jelang Natal

MyPassion

MANADO—Euforia Natal Yesus Kristus bakal ramai di media sosial (medsos). Karena itu, tokoh pemuda meminta anak-anak muda bijak menggunakan medsos.  

Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM Pnt dr Pricilia Tangel mengatakan, dalam menyambut Natal hendaklah kita sebagai generasi milenial memaknai kasih dan damai Natal. "Kasih dan damai Natal senantiasa terus terpelihara dalam setiap hati kita," ujarnya.

Menurut dia, generasi milenial harus menjadi terang bagi semua orang. "Dalam penggunaan medsos dalam menyambut Natal ini, kiranya kita sebagai generasi milenial bisa menjadi "terang" dalam bermedsos dengan cara bijak dan cerdas dalam penggunaannya," ujarnya.

Dia mengatakan, lebih berhati-hati dengan status-status yang mengandung ujaran kebencian ataupun hoax. Sehingga kita tidak mengganggu perayaan Natal di tahun ini. “Marilah kita sebagai generasi milenial menyambut dan merayakan Natal dengan penuh sukacita," harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Wilayah Tumompaso 1 Pnt Randy Toar meminta, anak muda bijak dalam memakai medsos, jangan menjadi hamba medsos. "Dewasa ini medsos sudah menjadi santapan rutin bagi para kaum milenial, bahkan sudah menjadi tempat mencurahkan isi hati," ujarnya.

Menurut dia, gunakan medsos secara positif untuk membangun bukan untuk saling menjatuhkan apalagi menjelang Natal. "Ada baiknya kabar sukacita Natal boleh kita bagikan bagi semua orang lewat medsos. Sehingga boleh menjadi berkat bagi banyak orang," tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi Pemuda Remaja KGPM Getsemani Tompaso Pnt Brian Momongan ST meminta, anak muda gunakan medsos untuk memanggil jiwa-jiwa untuk aktif beribadah. "Medsos bisa digunakan untuk sebagai alat komunikasi yang efektif untuk memanggil teman-teman pemuda dalam mengikuti ibadah-ibadah atau pelayanan," katanya.

Menurut dia, ada banyak cara mengekspresikan diri jika mengalami kesulitan. "Salah satunya adalah dengan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan sang pembuka jalan dari masalah. Berdoa dan membuka hati menerima Yesus dapat mampu menenangkan hati apalagi menjelang Natal Yesus Kristus nanti," pungkasnya. (ebenheazer/ite)

Kirim Komentar