13 Des 2018 14:21
Mokodongan: Sudah Ditindaklanjuti

Proyek BBI Bukaka Jadi Temuan BPK

MyPassion
Kondisi fondasi pagar BBI Bukaka sudah mulai retak karena tidak sesuai perencanaan. (Ayurahmi Rais/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM — Setelah turun melakukan pemeriksaan pekerjaan Balai Benih Ikan (BBI) Bukaka pada Minggu (25/11), Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-R1) Sulut menemukan ada proses pekerjaan yang tidak sesuai perencanaan. Seperti bahan material proyek pagar keliling sebanyak Rp 550 juta yang dibeli kontraktor tapi tak sesuai kontrak kerja. Hal ini pun dibenarkan  Kepada Dinas Perikanan (DP) Boltim Erna Mokodongan. "Memang ada hasil temuan. Dan temuan tersebut sudah dilaporkan BPK," katanya. 

Dia membeberkan, temuan BPK tersebut  adalah pasangan batu kosong dan urukan pasir. "Kontraktor tidak membeli batu kosong, sehingga tidak memasangnya dalam fondasi," ujarnya.

Namun,  Mokodongan menekankan, hasil pemeriksaan BPK RI langsung ditindak lanjuti dengan tidak membayar bahan yang tidak dibeli pihak kontraktor sebanyak Rp 23 juta. "Jadi kami tidak membayar semua bahan yang tidak digunakan kontraktor sebesar Rp 23 juta.  Rp 18 juta batu kosong, sisanya pembelian pasir. Itu sudah tidak dibayarkan," tekannya. Sembari menambahkan, proyek BBI Bukaka telah selesai dikerja pihak CV. Trigil, sesuai dengan jumlah hari kerja.

Di sisi lain Kontraktor CV Trigil,  Yanto mengatakan, memang waktu lalu ada pemeriksaan dilakukan BPK RI dan menemukan pemasangan batu tidak sesuai kontrak kerja. "Tapi saya bingung, kesalahannya di mana? Pasangan batu telah dikerjakan menggunakan batu kali, namun hasil pemeriksaan harus gunakan batu kosong," ungkapnya bingung. 

Lanjutnya, padahal selama ini kan ada konsultan. Jika memang salah dan tidak sesuai kenapa tidak dihentikan dari awal. "Tapi sudah ditindaklanjuti, dengan tidak membayar bahan yang tak dibeli dan terpasang seharga Rp 23 juta," pungkasnya.  (tr-01/ite)

Kirim Komentar