06 Des 2018 12:34
2019, Sediakan Bank Sampah di Tiap Kecamatan

Satu Warga Produksi 0,7 Gram Sampah

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM — Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Minahasa, setiap hari satu masyarakat memproduksi 0,7 gram sampah. Dikatakan Kepala DLH Minahasa Ir Alva Montong, perhitungan tersebut merupakan produksi tertinggi dari setiap masyarakat. "Sedangkan untuk produksi sampah di wilayah Tondano Raya dan Pasar Langowan serta pemukiman, rata-rata volume setiap harinya 41 kubik," katanya, Rabu (5/11).

Ditambahkan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Marthen Weku, setiap hari ada mobil yang mengangkut sampah, khusus di Tondano Raya dan Pasar Langowan. Sampah tersebut menurutnya langsung dibawa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kulo, Kecamatan Tondano Utara.

"Setibanya di TPA, sampah-sampah ini langsung dipilah-pilah berdasarkan jenisnya oleh petugas dinas. Sampah tersebut ada bermacam-macam. Ada sampah plastik, kardus dan makanan sisa, bahkan besi tua," ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, di TPA Kulo DLH menyiapkan sejumlah pekerja khusus guna menangani sampah. Ada pekerja dari dinas dan ada juga dari kalangan masyarakat dengan jumlah keseluruhan 20 orang lebih.

Selain itu kata dia, pihak DLH telah bekerja sama dengan pembeli sampah. Sampah yang dipisahkan, berupa plastik, kardus dan besi tua itu dijual kepada pembeli. Sementara untuk wilayah Kawangkoan dan sekitarnya telah disediakan TPA sendiri. Sedangkan di Kecamatan Pineleng dan Tombulu itu dibuang di TPA Manado.

Lebih jauh Weku membeberkan, mulai bulan Januari tahun 2019, setiap kecamatan yang ada di Minahasa, akan disiapkan Bank Sampah. Kata Weku, anggarannya telah dikoordinasikan dengan kecamatan dan desa, agar bisa ambil dari dana desa. "Di setiap kecamatan ada unit bank sampah. Sedangkan di desa-desa kelompok bank sampah. Jadi masyarakat langsung kelola sendiri sampahnya dan bisa menjadi uang," tandasnya. (tr-03/tan)

Kirim Komentar