05 Des 2018 15:50

Ini 6 Nama DPR RI dan 4 DPD RI yang Kans ke Senayan

MyPassion
Ilustrasi pemilu (Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM - Pertarungan memperebutkan enam kursi DPR RI daerah pemilihan Sulut cukup seru.

Prediksi berbagai kalangan, enam nama kans kuat melenggang ke Senayan masing-masing Adriana Dondokambey (PDIP), Herson Mayulu (PDIP), Djenri Keintjem (PDIP), Jerry Sambuaga atau Hermin Gagana (Golkar), EE Mangindaan (Demokrat) dan Benny Mamoto (Nasdem). Nama Benny Rhamdani (Hanura) diprediksi jadi kuda hitam. 

Informasi dihimpun, PDI Perjuangan diprediksi merebut tiga kursi. Bertambah satu kursi dari dua Pemilu sebelumnya.

“Target kami memang tiga kursi,” kata Ferry Wowor, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, saat bersua koran ini di salah satu rumah kopi.

Sedangkan Golkar diprediksi tetap menyegel satu kursi. Siapa pemiliknya? Besar kemungkinan Jerry Sambuaga atau Hermin Gagana.

“Pemilih Nusa Utara diprediksi bakal mencurahkan pilihannya ke Hermin Gagana,” tukas M Paparang, warga Nusa Utara di Manado. 

Begitupun Demokrat. Nama EE Lape Mangindaan masih sangat familiar. Selain bakal banyak merebut suara di Kota Amurang dan pemilih etnis Gorontalo, Lape populer di seantero Sulut khususnya pinggiran. 

Sedangkan Nasdem tidak boleh dipandang sebelah mata. Bukan tak mungkin di daerah ini mereka merebut runner up Pemilu 2019. “Satu kursi sudah aman. Tapi Nasdem kans dapat dua kursi,” kata sejumlah pemerhati. 

Mereka bukannya tanpa alasan. Kader Nasdem saat ini paling banyak memegang kendali kepala daerah. 

Sedangkan Benny Rhamdani diprediksi jadi kuda hitam. Selain populer di Bolmong Raya dan kalangan aktivis se-Sulut, pamor Benny Rhamdani sekarang terangkat. Sebab menjadi Direktur Kampanye Capres Jokowi. “Benny Rhamdani bisa mengganggu perolehan kursi ketiga PDIP atau punyanya Demokrat,” kata mereka. 

EMPAT DPD RI
Sementara, pertarungan merebut empat kursi DPD RI tak kalah sengit. Nama berpeluang di antaranya Stefanus BAN Liouw, Denny Tewu, Teddy Batasina, HWB Sumakul, RM Luntungan, Syachrial Damopolii, Pricilia Rondo hingga Lexi Mantiri.

Meski demikian, kalangan aktivis menghendaki tampilnya sejumlah nama beken nan berani. Sebut saja Irfan Basri dan Jull Takaliuang.

“Harus diakui, jika aktivis yang tampil di Senayan, mereka bakal superngotot berjuang untuk Sulut. Kriteri ini ada di Ibas dan Jull,” kata sejumlah mahasiswa. (mpo)

Kirim Komentar