03 Des 2018 08:49

Sulut Bisa Jadi Lokasi `Wisata Natal

MyPassion
SEMARAK pembukaan Chrismas Festival 2018, Sabtu (1/12) lalu. (Dok Humas Pemprov)

MANADO—Sulut, khususnya Manado bisa dijadikan lokasi ‘Wisata Natal’. Pasalnya, berbagai perayaan menyambut hari raya umat Kristiani ini bakal rally di bulan Desember ini. Sejumlah iven perayaan Natal dilakukan baik oleh  pemerintah bahkan pusat perbelanjaan. Termasuk juga Christmas Festival yang ivennya akan digelar sepanjang Desember.

Kemudian, perayaan Pra Natal gereja. Contohnya di GMIM yang memiliki 900-an jemaat. Setiap jemaat terdiri dari belasan hingga puluhan kolom dan komisi kerja pasti akan menggelar hal yang sama. Belum lagi denominasi lainnya. Berbagai kegiatan ini bahkan bisa menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Sulut.

Ekonom Sulut Noldy Tuerah menilai, pengorganisasian kegiatan seperti ini perlu dilakukan dengan baik. “Penyelenggaraan, katakanlah dalam rangka Christmas Day yang kalau kita di sini berlaku selama Desember,” ungkapnya.

Maksudnya, lanjut Tuerah, bisa disiapkan oleh pemerintah, paket-paket Natal yang dapat dimanfaatkan pengunjung asing maupun domestik. “Jadi jangan cuma berorientasi ke kebutuhan masyarakat lokal. Namun juga berdasarkan permintaan dan kebutuhan pengunjung,” jelasnya.

Pemaketan iven yang bisa menjadi daya tarik untuk ‘Wisata Natal’ ini. Khususnya bagi turis asing. “Karena banyak juga turis yang datang untuk sekedar merasakan suasana Christmas di sini, mereka tentu butuh bantuan untuk menikmati kegiatan-kegiatan bertema Natal. Apakah itu dalam bentuk iven maupun juga ibadah, ini yang perlu diperhatikan pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota. Selain paket yang juga disiapkan travel agen tentunya,” ucap akademisi Unsrat ini.

Tuerah melanjutkan, perayaan Natal yang banyak digelar ini dapat dibuat paket untuk menjadi daya tarik turis. “Selain itu iven besar yang akan dilaksanakan harus digelar secara terbuka dan massal supaya menarik banyak orang yang datang,” kunci Tuerah.

Ekonom lainnya, David Saerang berpendapat, iven Christmas Festival yang digelar perlu dikemas secara unik untuk menarik wisatawan. “Karena mereka suka iven yang sifatnya unik, kalau cuma sekedar seremoni maka akan sulit,” jelasnya.

12
Kirim Komentar