19 Nov 2018 08:21

Selanjutnya, BWF Tour Finals The Minions!

MyPassion
TAK TERBENDUNG: Kevin/Marcus naik podium juaraHong Kong Open 2018 setelah mengalahkan unggulan keempat dari Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, kemarin. (badmintonindonesia)

KOWLOON—Stabilitas ganda putra Indonesia tahun ini berlangsung konsisten. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tampil dengan kemampuan terbaik sepanjang BWF Tour 2018. Mereka total sudah mengamankan 8 gelar BWF Tour plus medali emas Asian Games 2018.

Satu gelar terakhir mereka ciptakan di Hongkong Open 2018 tadi malam. Pasangan yang dijuluki Minion itu mengalahkan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, 21-13, 21-12. Kemenangan tersebut teramat meyakinkan.

Bahkan, Herry Iman Pierngadi, pelatih utama ganda putra Indonesia awal November lalu menyatakan tidak ada yang bisa mengganjal pemainnya. “Selagi masih fit, saya yakin mereka bisa,” sebutnya dilansir dari Jawa Pos (grup Manado Post).

Kemenangan di Hongkong Open kali ini sekaligus mempertahankan gelar yang mereka sabet di ajang yang sama tahun lalu. Permainan Kamura/Sonoda di luar ekspektasi Minions. “Kami bisa langsung in dari awal, nggak menyangka juga mereka tampil seperti itu, karena biasanya pertemuan dengan mereka selalu ramai," kata Marcus dalam surat elektronik PP PBSI.

Permainan kedua pasangan sebenarnya cukup mirip. Mengandalkan kecepatan dan pertahanan yang kompak. Tetapi, Minions punya keunggulan di bola depan Kevin terkadang ajaib. Kerap mematikan langkah pasangan lawan.

"Kalau dibilang menang mudah sih tidak. Tapi hari ini kami memang lebih siap dan jarang sekali membuat kesalahan sendiri. Selalu tekan lawan terus," beber Kevin. Selanjutnya, masih ada satu misi besar yang akan melengkapi capaian mereka tahun ini. 

Yakni bisa mendulang gelar di BWF Tour Finals 2018 di Guangzhou 12-16 Desember mendatang. Secara kualitas, Marcus/Kevin sudah menemukan ritme terbaiknya. Minions hanya kehilangan satu gelar di empat turnamen terakhir yang mereka ikuti. Yaitu di final French Open.

Sementara itu, Indonesia juga masih mengupayakan satu slot ganda putra di pentas BWF Tour Finals. Yakni melalui Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Pasangan veteran itu kini mengemas 69.280 poin. Mereka mendapatkan tambahan 7.800 poin setelah menembus semifinal Hongkong Open 2018.

Meskipun tidak ambil bagian di Syed Modi International Badminton Championships 2018, keduanya masih menyimpan satu asa. Sembari menunggu hasil sejumlah pesaing mereka di kejuaraan yang berlangsung di Lucknow, India pekan ini. “Salah satunya peluang mereka yakni saat Takuto Inoue/Yuki Kaneko tidak juara di sana,” sebut Bambang Rudianto, Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI.(gnr)

Kirim Komentar