17 Nov 2018 10:47

Keberatan Disebut Terlibat Korupsi Pemecah Ombak, VAP Polisikan Mantan Polisi

MyPassion
Ilustrasi Polda Sulut

MANADO—Mantan anggota polisi berinisial HJ alias Hendra dilaporkan ke Polda Sulut. Pelaporan tersebut dibuat oleh Stevie Da Costa, selaku penasehat hukum Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP). Jumat (16/11) kemarin, sekira pukul 11.40, Da Costa tampak mendatangi Sub Direktorat Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulut.

“Kami mau cek laporan yang sudah dilaporkan dua hari yang lalu (14 November). Sehubungan dengan pencemaran nama baik yang dilakukan oknum mantan polisi terhadap salah satu klien kami, yang juga bupati Minahasa Utara,” ungkapnya saat diwawancarai usai keluar dari ruangan penyidik.

Dia berharap penyidik Polda Sulut profesional dalam penuntasan kasus ini. “Kan kami lapor di SPKT tanggal 14 November 2018 dengan nomor laporan 937. Bupati kami, Vonnie Anneke Panambunan telah diperiksa pada hari itu juga di Polda Sulut terkait laporan kami ini, waktu itu diambil keterangan,” ungkap Da Costa sembari menunjukkan laporan tersebut.

Laporan tersebut dijelaskannya, berupa dugaan pencemaran nama baik dalam bentuk tulisan-tulisan yang ada di media sosial (medsos).

“Bahwa oknum berinisial HJ telah mengatakan, menyatakan lewat media sosial, klien kami telah melakukan korupsi di Minut yaitu pemecah ombak. Sampai saat ini kan klien kami belum dijadikan tersangka. Lagipula klien kami hanya berstatus saksi,” ungkapnya.

Menurutnya, kliennya merasa keberatan dengan komentar-komentar terlapor. “Jadi kami sebagai penasehat hukum, tentu keberatan dengan tindakan-tindakan yang diambil lelaki berinisial HJ. Ini dituangkan dalam Facebook dengan tulisan-tulisan,” tandas Da Costa.

HJ sendiri saat dikonfirmasi Manado Post tadi malam menyebutkan, sebagai warga negara pasti ia tunduk dan patuh hukum.

“Dan saya akan memberikan keterangan ketika dipanggil penyidik. Tapi sejauh ini saya tidak tahu apa yang  menjadi dasar laporannya pada saya. Yang jelas saya tetap akan berjuang untuk kebenaran dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi, dan tidak akan pernah kompromi dengan pejabat-pejabat yang bermental korup,” tandas HJ.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui laporan yang dilayangkan pihak VAP. “Sorry, saya masih di Jakarta belum bisa cek (laporan),” tandasnya. (gnr/can)

Kirim Komentar