17 Nov 2018 10:29

Jangan Mencuri, Cukupi Kebutuhan Dengan Bekerja

MyPassion

MANADO—Menjelang Hari Natal, kasus pencurian marak terjadi dan meresahkan masyarakat. Karena itu, tokoh agama meminta umat mencukupi kebutuhan dengan bekerja.

Sekretaris BPMS GMIM Pdt Evert Tangel STh MPdK mengatakan, mencuri adalah perbuatan dosa. "Mencuri dilarang oleh Tuhan Allah. Orang yang melakukannya adalah orang berdosa," tegasnya.

Dia mengatakan, mencuri juga adalah pekerjaan orang yang malas. "Perbuatan mencuri dilakukan oleh orang-orang yang mau mencukupi kebutuhan dengan cara gampang, tidak mau berlelah dan mengambil kepunyaan orang lain," katanya.

Menurut dia, Tuhan mengajarkan untuk mencukupi kebutuhan harus bekerja. "Diharapkan umat lebih mencintai membaca firman dan beribadah. Orang yang membaca firman dan beribadah kepada Tuhan pasti mau bekerja, tidak akan mencuri," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Wanita Kaum Ibu (W/KI) Pucuk Pimpinan KGPM Gbl Christine Rattu STh mengatakan, ada banyak sasaran pencurian saat ini. "Pencurian bukan hanya di jalan atau di rumah pribadi yang menjadi sasaran pencurian, tetapi sudah merembet di rumah ibadah dan rumah sakit," ujarnya.

Dia mengatakan, tokoh agama atau pemimpin umat harus menggumuli dan menyikapi hal ini secara arif dan bijaksana. "Mengajak warga gereja untuk selalu waspada dan berjaga-jaga, pemimpin umat juga harus lebih intens memberi pendampingan melalui pemberitaan Firman, untuk mengajak umat Allah melakukan apa yang Tuhan kehendaki," ujarnya.

Dia meminta, umat belajar untuk mencukupkan diri dengan apa yang ada, membekali diri dengan keterampilan yang dapat meningkat ekonomi keluarga. “Juga mengisi program gereja atau kegiatan keagamaan lain untuk membekali warganya dengan keterampilan-keterampilan yang berdaya guna. Ini harus dilakukan agar warga gereja yang sekaligus sebagai warga masyarakat terhindar dari tindakan yang merugikan orang lain,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiah Sulut Dr Nasruddin Yusuf mengimbau, kepada seluruh warga untuk berhati-hati dalam menjaga harta benda yang mereka miliki. "Berlaku sopan dan tidak bersifat pamer sehingga mengundang terjadinya tindak kriminal pencurian," ujarnya.

Dia meminta, penegak hukum untuk lebih meningkatkan keamanan menjelang hari besar keagamaan. "Karena sekarang menjelang hari-hari besar keagamaan hendaknya lebih mengintensifkan pengawasan untuk menghindari terjadinya tindak pidana," katanya.

"Kami selaku tokoh agama akan terus mengimbau kepada jamaah untuk menghindari diri dari tidakan yang mendapatkan harta secara tidak benar dan tidak halal," pungkasnya. (ebenheazer/ite)

Kirim Komentar