16 Nov 2018 10:01

DPRD Tomohon Segera Lantik Dua Anggota Baru

MyPassion
Youddy Moningka

MANADOPOSTONLINE.COM — Kekosongan dua kursi anggota legislatif di DPRD Kota Tomohon, dalam waktu dekat segera terisi. Gubernur Sulut Olly Dondokambey sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pergantian Antar Waktu, bagi Jemmy Wewengkang yang sebelumnya diusung Partai Demokrat dan Cherly Mantiri yang sebelumnya diusung Partai Hanura.

Keduanya, sesuai keputusan penyelenggara dan hasil perolehan suara Pileg 2014, digantikan Janny Watulangkow utusan Partai Demokrat untuk Jemmy Wewengkang. Sementara Cherly Mantiri nantinya digantikan Steven Wuwung yang keduanya meraih suara sah kedua terbanyak.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak mengatakan, siap memfasilitasi pergantian antar waktu tersebut. Tinggal melengkapi hal-hal teknis lainnya, serta menyesuaikan dengan agenda kerja rekan-rekan di DPRD. "Sebelumnya kami tentu mengapresiasi ditindaklanjutinya surat permohonan yang sudah dibalas oleh pak gubernur, segera kita agendakan pelantikannya," ujar Eman.

Hal senada dikatakan, Ketua DPRD Kota Tomohon Miky Wenur. Pihaknya memang masih memiliki agenda yang sudah terjadwal, diantaranya rangkaian pembahasan penyelesaian draf APBD Induk Tahun Anggaran 2019. Setelahnya, mungkin, kata dia agenda pelantikan bisa dilaksanakan. "Tinggal menyesuaikan dengan proses penyelesaian pembahasan APBD Induk Tahun 2019. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita laksanakan," tukasnya.

Hal tersebut juga dibenarkan Sekretaris Dewan DPRD Kota Tomohon Fransiskus Lantang SSTP. Dia menyebutkan, sesuai PP 12/2018, Pasal 114 ayat (2), menyatakan prosedur pelantikan Pergantian Antar Waktu tak lebih dari 60 hari pasca dikeluarkannya surat keputusan dari pemerintah provinsi. "Tinggal menunggu kesiapan baik eksekutif dan pimpinan DPRD. Karena pimpinan DPRD kan yang mengambil sumpah nantinya," singkatnya.

Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tomohon Youddy Moningka mengatakan, proses pelantikan PAW tersebut sepenuhnya diserahkan ke pemerintah daerah. "Dalam hal ini, sepenuhnya kewenangan pak wali kota dan ibu Ketua DPRD. Lebih cepat, lebih baik," singkat Moningka. (jul/tan)

Kirim Komentar