16 Nov 2018 11:31

Bahas RAPBD, Banggar Tampil Sangar

MyPassion
TETAP KRITIS: Suasana pembahasan Rancangan APBD 2019 yang dipimpin Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, kemarin. (Angel/MP)

MANADO—Pembahasan Rancangan APBD 2019 antara Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang digelar Kamis (15/11) kemarin, berlangsung cukup alot. Bahkan untuk membahas tiga SKPD memakan waktu lebih dari enam jam. Sejumlah program pemerintah dikritisi. Nyaris semua personel Banggar bicara.

Pembahasan pun berlangsung dari pagi hingga malam hari dan akan dilanjutkan hari ini. Di Dinas Kesehatan, Banggar menyorot mengenai daerah belum punya Puskesmas hingga JKN yang ternyata masih menyulitkan masyarakat. Di samping itu, cukup menyita perhatian Banggar adalah mengenai pembangunan rumah sakit yang menggunakan anggaran pinjaman dari PT SMI.

Dari pantauan, khusus Dinas Pendidikan, dipertanyakan terkait pemanfaatan dana BOS serta disorot mengenai honorer guru yang tak kunjung terbaik, termasuk nominalnya masih kecil. Anggaran infrastruktur pun dipermasalahkan Banggar. Dapil Nusa Utara menilai pembagian ‘kue’ untuk 15 kabupaten/kota belum adil.

Legislator di dapil kepulauan ini seperti Meiva Lintang, Dick Makagansa, dan Ferdinand Mangumbahang, menyorot TAPD. Anggota Banggar lainnya mempertanyakan mengenai peningkatan status jalan di kabupaten/kota yang membuat beban APBD semakin bertambah.

Banggar juga mendesak percepatan pembangunan jalan lingkar Manado yang bisa menjadi solusi kemacetan, termasuk mendorong Dinas Pariwisata proaktif menyampaikan ke Dinas PU terkait ruas jalan lokasi wisata yang perlu diperbaiki.

Early warning system untuk penanggulangan bencana ikut disinggung. Di waktu yang sama, Noldi Lamalo, politikus Hanura yang menggantikan Felly Runtuwene juga mengritisi sejumlah SKPD. Salah satunya program pengawasan tambang yang ada di Dinas ESDM.

Ditegaskan Angouw, semua program SKPD memang dikuliti. “Ada beberapa SKPD yang mendapat perhatian khusus karena anggaran mereka cukup besar,” sebut politikus PDI Perjuangan ini sembari menambahkan, pembahasan akan dilanjutkan hari ini.(gel)

Kirim Komentar