14 Nov 2018 11:16
Angkat Kaki dari Boltim, Batas 31 Desember

Landjar Ultimatum PDAM Bolmong

MyPassion
Sehan Landjar

MANADOPOSTONLINE.COM — Kesabaran Pemkab Boltim terhadap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) milik Pemkab Bolmong sudah memuncak. Bahkan Bupati Boltim Sehan Landjar memberikan ultimatum.

Landjar menegaskan, selama ini pihaknya sudah cukup sabar dengan PDAM Pemkab Bolmong, karena sudah delapan tahun mereka menggunakan tanah, air dan fasilitas milik Boltim. Namun hingga hari ini semua tunggakan dan utang pajak untuk penggunaan air PDAM sudah menembus Rp 2 miliar. "Kami memberikan  waktu kepada Pemkab Bolmong sampai 31 Desember untuk angkat kaki dari Boltim, jika tidak maka akan kami duduki dengan cara apapun," tegas bupati dua periode tersebut.

Eks Ketua DPRD Gorontalo itu pun  menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menyurati  Pemkab Bolmong. "Kami berikan waktu sampai akhir tahun. Mulai tanggal 1 Januari 2019 semua aset PDAM Bolmong yang ada di Boltim akan diambil dengan cara apapun," tegasnya.

Hal ini pun mendapatkan tanggapan dari masyarakat. Gunawan salah satu warga Kotabunan mengaku senang dengan langkah tersebut. Karena selama ini banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pihak PDAM, seperti kenaikan tarif. "Tagihan air sekarang sudah Rp 70 ribu dari awalnya Rp 35 ribu. Kami sepakat kalau PDAM dikelola langsung oleh Pemkab Boltim agar peruntukannya jelas, dan pasti masuk dalam pendapatan daerah,” pintanya.

Diketahui, aset PDAM Bolmong yang sudah diserahkan ke Pemkab Boltim terdapat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kotabunan, Nuangan dan Modayag. (tr-01/ite)

Kirim Komentar