14 Nov 2018 08:30

Kemenangan dari Bangku Cadangan

MyPassion
PEMAIN Timnas menyapa suporter Indoenseia seusai laga lanjutan penyisihan Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (13/11). Indonesia menang dengan skor 3-1. (Chandra Satwika/Jawa Pos)

ENTAH bagaimana nasib tim nasional (timnas) kalau saja Bima Sakti tak menurunkan Riko Simanjuntak dan Stefano Lilipaly.  Sebab, sebelum dua pemain ini masuk, timnas sempat tertinggal 0-1 dari Timor Leste melalui Rufino Walter Gama (48').  Nah, dua pemain dari bangku cadangan inilah yang menghidupkan peluang Indonesia di ajang Piala AFF 2018.  Kans timnas untuk lolos ke semifinal masih terjaga setelah di akhir laga mereka membekap Timor Leste dengan skor 3-1 (0-0). 

Gol penyama kedudukan dilesakkan Alfath Alfathier pada menit ke-60.   Bek Madura United itu, statusnya juga sebagai cadangan di laga pertama melawan Singapura (9/11).  Tadi malam, dia diberi kesempatan menjadi starter untuk menggantikan posisi Rizki Pora.

Nah, gol kedua lahir melalui titik penalti yang dilesakkan Lilipaly pada menit ke-69.  Atau, tiga menit setelah Lilipaly masuk lapangan menggantikan Septian David Maulana.   Dan, gol ketiga merupakan kreasi dari Riko Simanjuntak yang melepaskan umpan silang ke arah Beto.  Umpan Riko disambut Beto dengan sundulan yang berbuah gol ketiga buat timnas. 

Keberanian Bima Sakti mengubah komposisi pemain juga layak diacungi jempol.  Pada laga tadi malam, Bima sengaja tak memainkan Irfan Jaya.  Posisinya digantikan Andik Vermansah. Andik pun langsung memberi bukti.  Dia menyumbangkan satu assist untuk gol dari Alfath dan menjadi aktor lahirnya gol penalti Lilipaly. Ya, penalti yang diberikan oleh wasit Asimov Aziz itu berawal pelanggaran oleh bek Timor Leste terhadap mantan pemain Kedah FA itu.

Bima memuji kontribusi Andik, Riko dan Lilipaly.  ’’Mereka lebih berpengalaman. Apalagi seperti Andik, Bayu (Pradana), dan Fachruddin yang sudah main di Piala AFF 2016 lalu,’’ bebernya.

Apakah ada rencana untuk melakukan rotasi lagi saat melawan Thailand (17/11) ? ’’Yang pasti semua pemain punya kesempatan, punya peluang untuk bantu tim ini. siapa yang akan bermain tentu saya dapat dari pantauan setiap hari,’’ ungkapnya.

Eks gelandang timnas ini mengakui, masih banyak kelemahan yang harus dibenahi oleh timnas. Terutama bagaimana menghilangkan tekanan. ’’Kami sedikit terburu-buru tadi. Tapi, akhirnya saya terkejut pemain bisa bangkit dan membalas,’’ ujarnya.

Sementara itu, Andik mengaku senang bisa membantu timnas untuk menang. ’’Saya harap masyarakat terus percaya pada kami, terus optimistis. Kami butuh dukungan dan doa, masih ada peluang untuk lolos,’’ tegas Andik yang terpilih sebagai Man of  The Match.

Soal Man of the Match yang dia raih, Andik memilih merendah.  Dia justru menunjuk sosok Riko yang paling berperan dalam kemenangan tadi malam.  ’’Saya salut dengan Riko, bisa mengubah gaya permainan dan bisa mengangkat moral pemain di lapangan,’’ terangnya. Sebaliknya, pelatih Timor Leste Norio Tsukikate mengatakan, banyaknya kesalahan yang dilakukan anak asuhnya. ’Tapi pemain sudah bermain baik hari ini (kemarin),’’ aku Norio. (jpg)

Kirim Komentar