14 Nov 2018 11:13

Bupati Boltim: Bekerja Tidak Jujur, Gaji Sangadi Tak Dinaikan

MyPassion
Bupati Boltim melantik 17 sangadi, di ruang rapat kantor bupati, kemarin. (Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM — Gaji para sangadi belum dinaikan, jika belum jujur dalam menjalankan penerintahannya. Hal ini ditegaskan Bupati Boltim Sehan Landjar, usai pelantikan 17 sangadi, di ruang rapat kantor bupati, kemarin.

Menurut  dia, ada beberapa peraturan yang telah ditetapkan pemkab yang belum bisa dipatuhi para sangadi. Seperti, data kependudukan yang tidak valid dan objek pajak penjualan tanah dan hasil lainnya. "Mereka (sangadi, red) memilih mencari keuntungan pribadi dari pada negara. Sehingga saya belum bisa menaikan gaji sangadi, selama sangadi belum mematuhi permintaan Pemkab Boltim untuk bekerja dengan baik, jujur dan ikhlas menjalankan roda pemerintahan demi kepentingan rakyat," tekannya.

Dia pun berjanji, jika tahun depan sangadi sudah melaksanakan tugas dan peraturan dengan baik maka gaji akan dinaikan. Dari Rp 3 juta menjadi Rp 5 juta. "Kita lihat saja kinerjanya. Kalau bagus sebagai apresiasi pasti gaji akan dinaikan menjadi Rp 5 juta. Karena Pemkab juga sangat memperhatikan kesejahteraan sangadi. Karena kedudukan sangadi memang hanya di lingkungan kecil, tapi tanggung jawab sosialnya begitu besar," bebernya.

Dia pun berpesan, kepada semua sangadi khususnya yang baru dilantik agar tidak memanfaatkan jabatan untuk mendapatkan kemudahan. Namun, harus dijadikan motivasi untuk memberikan pelayanan yang baik bagi kepentingan masyarakat desa secara keseluruhan. "Jadikanlah pelayanan terhadap masyarakat desa itu sebagai kewajiban  bukan sebaliknya pelayanan dijadikan sebagai sumber pendapatan," dia mengingatkan.

Dia mengimbau, polemik dan perbedaan dalam pilihan di masa Pilsang untuk dihilangkan.  "Selamat bertugas bagi 17 sangadi yang dilantik. Jadilah pemimpin yang bisa membawa perubahan yang baik untuk desa. Berkoordinasi dan jalin komunikasi yang baik dengan lembaga-lembaga desa termasuk dengan tokoh masyarakat, tokoh adat dan lain-lain,” katanya. “Utamakan kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat dan akomodir keinginan-keinginan masyarakat yang tujuannya untuk membangun desa," tutupnya. 

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Ikhlas Pasambuna memastikan, jika pihaknya akan terus mengawasi kinerja  sangadi dan BPD disetiap desa. "Kami terus melakukan koordinasi baik sangadi maupun BPD, agar pemerintah di desa berjalan dengan baik," tukasnya. (tr-01/ite)

Kirim Komentar