09 Nov 2018 13:15

Jangan Takut Penculikan Anak, Banyak Informasi Hoax di Media Sosial

MyPassion
Ilustrasi (ZeeNews)

MANADOPOSTONLINE.COM — Menyikapi sejumlah dugaan penculikan anak di beberapa wilayah yang tersebar melalui medias sosial, warga diminta selektif menyerap informasi-informasi ini. Pasalnya, belakangan, orang tua ditakutkan dengan foto dan berita yang beredar terkait penculikan. Ivon Wollah, salah satu warga di Kelurahan Tuutu mengaku sempat khawatir dengan beredarnya info foto dugaan penculikan anak di jejaring sosial. “Sebagai orang tua, kami jelas takut bila penculikan anak masuk di Minahasa. Kewaspadaan terhadap menjaga anak mesti ditingkatkan. Sekarang dengan beredarnya info, Saya sudah tak berani meninggalkan anak sendiri di rumah,” sebutnya.

Sementara, untuk mengantisipasi kasus penculikan anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Minahasa terus berupaya menggelar sosialisasi serta kerja sama dengan aparat Polres Minahasa. “Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polres Minahasa dalam mengantisipasi adanya kasus penculikan di Minahasa. Sosialisasi serta imbauan kepada orang tua juga terus dilakukan,” ungkap Kepala Dinas DP3A Minahasa Debby Bukara, melalui Sekretaris Dinas Syultje Panambunan.

Menurut Panambunan, orang tua juga tak perlu takut dengan penyebaran informasi yang belum tentu kebenarannya. Yang terpenting kata dia, orang tua harus lebih meningkatkan komunikasi serta pengawasan terhadap anak. “Dalam mengantisipasi kasus seperti ini, harus datang dari orang tua sendiri. Kalau pendekatan dengan anak terjalin dengan baik juga pengawasan terhadap anak lebih dikedepankan, hal seperti penculikan sulit terjadi,” pungkas Panambunan. (tr-03/fgn)

Kirim Komentar