08 Nov 2018 10:55

Warga Sulut Hobi Kredit, Total Pembiayaan Sentuh 3,5 Triliun

MyPassion

MANADO—Sifat konsumerisme orang Sulut tak bisa dipungkiri lagi. Warga memiliki kegemaran belanja. Baik cash ataupun menggunakan  jasa perusahaan pembiayaan alias kredit. Tingginya tingkat konsumsi orang Sulut membuat jumlah kredit multiguna (mencakup elektronik, furniture, kendaraan dll) cukup besar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut mencatat, khusus di Sulut nilai kredit multiguna menyentuh Rp 3,56 triliun. Itu pun baru di periode Januari hingga Oktober.

 

Ekonom Sulut Dr Robert Winerungan mengatakan, tingginya pembiayaan khusus multiguna juga memiliki dampak positif. Apalagi untuk perekonomian daerah. “Pembiayaan memiliki berbagai macam keuntungan dari segi peningkatan ekonomi daerah. Di antaranya, gairah masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi meningkat,” sebut Winerungan.

Akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado (Unima) ini menuturkan, pembiayaan juga sebagai alat stabilitas ekonomi. “Karena pembiayaan merupakan jembatan untuk meningkatkan pendapatan nasional. Karena semua pengusaha pasti akan meningkatkan usahanya. Dengan peningkatan usaha berarti profit pun akan meningkat,” ujarnya.

Namun, kata dia, kualitas pembiayaan pun harus dijaga. Perlu juga memerhatikan non performing finance atau NPF. “Ini tentu perlu dijaga, angka kredit bermasalah yang tinggi menunjukkan prinsip kehati-hatian dari perusahaan pembiayaan perlu terus ditingkatkan. Selain itu perlu mendorong masyarakat untuk paham dalam melakukan pembiayaan,” pungkas Winerungan.

Di sisi lain, Kepala OJK Sulutgomalut Elyanus Pongsoda menilai, peningkatan jumlah pembiayaan tidak semata-mata negatif. Dia berujar, angka pembiayaan yang tinggi menunjukkan perekonomian di daerah cukup berkembang. “Permintaan yang tinggi mengakibatkan pembiayaan besar. Hal ini tentunya berpengaruh positif terhadap perekonomian kita,” ucapnya.

Dia pun berharap, masyarakat dan perusahaan pembiayaan bisa sama-sama bersinergi untuk bisa memajukan perekonomian Sulut. “Selain tentu memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada,” pungkasnya. (tr-05/tan)

Kirim Komentar