08 Nov 2018 11:49

Pelsus Bangun Semangat Pelayanan

MyPassion
MELAYANI: Ibadah pembukaan Konven Pelayan Khusus (Pelsus) Penatua Syamas digelar di GMIM Nafiri Walewangko, Wilayah Langowan Empat.

MINAHASA—Pelayan khusus (pelsus) harus terus mengajarkan kebenaran firman Tuhan. Hal ini diungkapkan Ketua BPMW Langowan Empat Pdt Djemmy Parengkuan MTeol, ketika memimpin ibadah Konven Pelayan Khusus (Pelsus) Penatua Syamas, di GMIM Nafiri Walewangko, Wilayah Langowan Empat.

Menurut dia, sebagai pelsus agar memperbaharui hari kita dengan belajar kebenaran firman Tuhan yang sejati, dan melakukan kehendaknya. “Sebagai pelayan harus menegakkan kebenaran jangan sampai tersesat di dalam informasi-informasi bohong," jelasnya.

Dia mengatakan, sebagai pemimpin agama yang mengatur, mengadili orang-orang yang bersalah secara agama, jangan memutar balikan berita. “Bijaklah dan jangan mudah dibohongi walau berita yang didengar sangat menarik sekalipun," ujar Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Nafiri Walwwangko itu.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt Evert Tangel STh MPdK mengatakan, Konven Pelsus adalah persekutuan pelayan yang membicarakan pelayanan. "Ada berbagai materi-materi yang akan diberikan sebagai pembakalan kepada pelsus. Lebih jelasnya untuk membangun semangat kerja pelayanan,” katanya. 

Dia menjelaskan, konven ini sebagai wadah penyegaran tugas pelayanan. "Konven adalah komunitas imam-imam yang berkumpul untuk mendapatkan penyegaran. Termasuk pelsus, penatua dan syamas GMIM," jelasnya.

Menurut dia, tujuan dilaksanakan kegiatan ini agar pelsus yang memiliki sumber daya yang mumpuni.  Karena ada sekitar 29.000 penatua syamas, pendeta dan guru agama ada 3000 yang dipilih dari proses pemilihan. “Ada sekitar 800 ribu lebih warga gereja GMIM yang menjadi kekuatan besar tugas serta pelayanan, panggilan untuk melayani Tuhan,” sebutnya.

Dia berharap, pelsus berkomitmen terhadap tugas-tugas panggilan dan menyegarkan serta memberitakan perbuatan-perbuatan ajaib Allah serta kebenaranNya. Kegiatan turut dihadiri para penatua syamas dari sembilan wilayah.  Antara lain, Wilayah Langowan I, Langowan II, Langowan III, Langowan IV, Langowan V, Langowan Kelelondey, Pakolor Indah, Tumompaso I dan Tumompaso II. (ebenheazer/ite)

Kirim Komentar