08 Nov 2018 12:06

Lombok Cs Dihadang Caleg Milenial

MyPassion

MANADO—Sejumlah calon legislatif (caleg) muda mencoba peruntungan di Pileg 2019 ini. Rata-rata mereka berusia 30 tahun ke bawah. Fenomena munculnya caleg milenial tersebut dinilai pengamat politik Sulut Dr Maikel Mamentu adalah sebuah kemajuan di dunia politik Indonesia. “Artinya, anak muda mulai melirik politik yang sebelumnya identik dengan orang tua,” sebut akademisi Fispol Unsrat ini.

 

Namun dia mengatakan, untuk menang dari incumbent, para caleg milenial tersebut harus berusaha keras dengan menunjukkan cara baru yang tidak membosankan. “Tidak boleh tampil standar saja. Harus tawarkan sesuatu yang baru pada masyarakat untuk menarik simpati,” tukasnya.

Diapun mengingatkan, jika menjadi anggota dewan itu tidak mudah. “Jadi politikus itu tidak instan. Tugas di DPRD berat. Pemahaman fungsi legislatif, membangun jaringan, hingga lobi-lobi politik harus diketahui,” paparnya. Partai politik, lanjut Mamentu, juga harus memberikan pembekalan yang baik bagi para caleg milenial ini.

“Jangan jadi parpol yang kehilangan ideologi. Sudah tak ada lagi warna identitas karena hanya jadi kendaraan sembarangan calon,” sebutnya. Parpol tambah Mamentu, tidak boleh merekrut kader yang belum matang untuk dicalonkan. “Jelang Pileg, parpol harus gelar sekolah politik ke semua calon, khususnya mereka yang pemula. Tugas di dewan itu sangat sulit dan dinamika politiknya kompleks. Caleg muda harus mampu melewatinya agar mampu menjalankan tugas di DPRD nanti,” tandasnya.

Di sisi lain, para incumbent yang juga datang dari kalangan anak muda tidak gentar menghadapi para caleg milenial ini. “Dalam tahapan kampanye, penyelenggara pemilu mengizinkan kita merebut simpati masyarakat. Saya kira, selama hampir satu periode di DPRD Sulut sudah melakukan tugas dengan baik. Itu yang sedang disosialisasikan saat ini,” sebut politikus Partai Demokrat Billy Lombok.

Senada disampaikan Raski Mokodompit. “Masyarakat bisa menilai kinerja kita selama ini. Di samping itu, saya sendiri sudah kali ketiga ini mengikuti pileg. Banyak pengalaman yang dijadikan evaluasi untuk bisa kembali meraih kursi di DPRD Sulut,” papar Ketua Fraksi Partai Golkar ini.

Diketahui, sesuai daftar calon tetap (DCT), ada sejumlah caleg yang terbilang masih muda. Seperti di PDI-P ada Rhesa Waworuntu dari dapil Minahasa-Tomohon dan Hilman Idrus di dapil Manado (selengkapnya lihat grafis, red).(gel)

Kirim Komentar