08 Nov 2018 13:33

Boeing Rilis Prosedur Keselamatan untuk Pilot

MyPassion
Pabrik pesawat Boeing di Renton, Washington, Amerika Serikat.(Dok. Boeing)

MANADOPOSTONLINE.COM—Akibat kecelakaan Lion Air, Boeing Co Rabu (7/11) mengeluarkan buletin mengenai prosedur keamanan untuk para pilotnya. Boeing memperingatkan pilot bagaimana menangani data yang salah dari sebuah sensor utama.

Pabrik pesawat Amerika Serikat (AS) menemukan salah satu dari sensor "angle of attack" atau sudut serang jet Boeing 737 MAX jika telah memberikan data yang salah. Hal ini diumumkannya setelah para penyelidik Boeing memeriksa penyebab kecelakaan Lion Air, yang menewaskan 189 penumpang.

Para ahli Boeing mengatakan bahwa sudut serang tersebut adalah tolak ukur utama yang membantu komputer pesawat memahami apakah dorongannya terlalu besar daripada aliran udara. Boeing 737 MAX memiliki tiga sensor itu berbentuk pisau. Jika salah mendeteksi, akan menyebabkan jatuhnya pesawat.

Namun, beberapa pesawat modern memiliki sistem khusus untuk memperbaiki postur pesawat secara otomatis. Sistem ini secara otomatis dapat memberikan keamanan penerbangan.

Pilot sendiri memiliki prosedur dalam menyikapi "angle of attack" yang salah. Namun, masih belum jelas berapa banyak waktu awak pesawat JT610 harus merespon pada ketinggian yang relatif rendah sekitar 5.000 kaki.

Pihak Penanggung Jawab Penerbangan Indonesia, Komite Keselamatan Transportasi Nasional Indonesia (KNKT), mengaku sensor sudut serang itu telah diubah oleh mekanik di lapangan di Bali sehari sebelum kecelakaan itu. Dilansir dari Reuters (7/11), Boeing mengumumkan pada pameran di Zhuhai, China bahwa "prosedur awak pesawat yang ada" digarisbawahi agar dapat mengatasi keadaan ketika informasi yang masuk ke kokpit dari sensor itu salah.(gnr)

Kirim Komentar