08 Nov 2018 13:20

Bill Gates Ngaku Pernah Minum Air Olahan dari Tinja

MyPassion
Bill Gates berpidato sambil membawa satu toples kaca berisi kotoran manusia di Tiongkok.(AP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Aksi dan ide bos besar Micosoft Bill Gates kerap membuat masyarakat dunia melihat dirinya. Kali ini miliarder kelahiran Seattle, Washington itu berpidato dengan membawa satu toples kaca berisi feses (kotoran manusia).

Bill Gates melakukan itu saat dirinya didaulat berpidato di Tiongkok, kemarin. Dilansir dari The Telegraph pada Selasa (6/11), Ia membawa kotoran manusia sebagai bagian dari inovasinya di bidang toilet masa depan. "Anda bisa menebak apa yang ada di gelas ini, dan Anda benar. Ini adalah Tinja manusia," kata Bill Gates.

Ia pun kemudian menjelaskan, bahwa dalam feses manusia yan ia bawa itu terdapat 200 triliun sel rotavirus, 20 miliar bakteri Shigella, dan 100.000 telur cacing parasit. "Saya membawanya keluar untuk menarik perhatian pada masalah serius yang membunuh lebih dari 500.000 orang setiap tahun, yakni sanitasi yang buruk," papar Bill Gates.

Bill Gates berpendapat, masalah sanitasi global yang menelan biaya sekitar USD 223 miliar per tahun, diprediksi akan terus memburuk jika masyrakat dunia tidak melakukan sesuatu. "Dalam feses ada patogen lainnya menyebabkan penyakit seperti diare, kolera, dan tifus yang membunuh hampir 500.000 anak di bawah usia lima tahun dalam setiap tahunnya," paparnya.

Diketahui, Bill dan Melinda Gates Foundation telah menginvestasikan lebih dari USD 200 juta selama tujuh tahun untuk membuat toilet dengan teknologi pathogen-killing, yang dapat menghancurkan kotoran manusia dan menghancurkan kuman.

Toilet atau WC itu bisa beroperasi di luar jaringan, tanpa air ledeng, sambungan saluran pembuangan atau listrik di luar. Beberapa prototipe saat ini bertenaga surya, atau menghasilkan energi mereka sendiri secara mekanis. Lebih dari 20 perusahaan mendaftar untuk proyek sanitasi ini, termasuk Clear, Eco-San, SCG Chemicals dan Eram Scientific Solutions.

Bill Gates, yang mengaku pernah meminum air yang terbuat dari feses yang sudah diolah hingga bersih itu juga menuturkan, akan dengan senang hati meminumnya setiap hari. "Saya menyaksikan tumpukan kotoran naik diolah melewati mesin itu, direbus dan dibersihkan menggunakan teknologi tinggi. Beberapa menit kemudian aku merasakan segelas air minum yang nikmat," ujarnya.

Teknologi itu disebut Omniprocessor. Fungsinya mengambil limbah manusia, membunuh patogen berbahaya, dan mengubah bahan yang dihasilkan menjadi produk dengan nilai komersial potensial - seperti air bersih, listrik, dan pupuk. "Pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan kelangkaan air selama beberapa dekade mendatang akan membuat penduduk di kota-kota Afrika dan Asia makin sulit. Oleh sebab itu, teknologi ini penting untuk memutus siklus penyakit dan kemiskinan yang terkait dengan sanitasi yang tidak aman," kata Bill Gates.

lebih lanjut, Bill Gates memperkirakan, tiga dari 10 orang di seluruh dunia, atau 2,1 miliar penduduk dunia, akan suli memiliki akses ke air yang aman dan mudah tersedia di rumah, dan 4,5 miliar tidak memiliki sanitasi yang dikelola dengan aman. "Kini kami berada di titik puncak revolusi sanitasi," kata Gates.(gnr)

Kirim Komentar