07 Nov 2018 14:41

Turunkan Passing Grade, Yasti Menyurut ke KemenPAN-RB

MyPassion
Yasti Mokoagow

MANADOPOSTONLINE.COM---Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bolmong menyurat ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) terkait standar passing grade tes CPNS. "Kali ini standar passing grade terlalu tinggi, maka banyak yang tidak lulus," ungkap Ambah, Selasa (6/11) kemarin.

Menurutnya, pihaknya telah diinstruksikan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow untuk menyurat ke KemenPAN-RB agar merevisi PermenPAN nonor 37 tahun 2018 terkait standar passing grade ujian CPNS.

Dia menjelaskan, jika hasil ujian nanti tidak memenuhi kuota CPNS yang dibutuhkan daerah maka instansinya akan menyurat lagi kepada KemenPAN-RB untuk melakukan perengkingan, agar peserta yang tidak masuk passing grade namun masuk perengkingan bisa lulus.

"Jika sedikit yang lulus nanti siapa yang akan mengisi kekurangan pegawai di Bolmong?. Jika tidak memenuhi kebutuhan instansi saya akan meminta KemenPAN-RB untuk melakukan perengkingan. jika permintaan itu disetujui peserta yang tidak masuk passing grade tapi masuk perengkingan bisa lulus," harapnya.

Namun dibalik itu, sejumlah pelamar mengaku khawatir dengan standar passing grade yang tinggi. Terbukti sejumlah daerah yang lebih dulu melaksanakan ujian per sesi CPNS banyak peserta yang gugur.

David salah satu CPNS Bolmong mengatakan, soal-soal CPNS kali ini terlalu rumit. "Itu menurut dari teman-teman saya di Mitra. Karena kemarin saat ikut tes teman banyak yang tidak lulus," katanya. "Tapi saya optimis saja. Yang intinya kita sudah berusaha, kalau pun tidak lulus artinya bukan disitu (PNS, red) garis tangan saya," tambahnya.

Diketahui, passing grade 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Tes Intelengensia Umum (TIU) dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).(cw-03/ite)

Kirim Komentar