01 Nov 2018 12:23
Dorong Legalkan Captikus

Bupati Gaet Pengusaha APINDO, Sejahterakan Petani di Minsel

MyPassion
Christiany Euginia Paruntu

MANADOPOSTONLINE.COM---Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) dalam mensejahterakan para petani, khususnya petani pohon aren kini terbuka lebar. Para petani aren yang notabene merupakan produsen captikus kerap kali disebut sebagai biang masalah dan kriminalitas.

Namun saat ini, para petani captikus bisa bernafas legah. Bupati Minsel Christiany Euginia Paruntu (CEP) saat ini sedang gencar melakukan upaya melegalkan minuman khas captikus. Salah satunya dengan menggandeng pengusaha yang siap mengemas captikus menjadi minuman khas dari Minsel.

"Menjadi harapan baru buat petani captikus di Minsel. Merupakan kebanggaan saya jika captikus ini menjadi legal dan dapat dipasarkan sampai ke luar negeri. Untuk itu saya ajak kerjasama para pengusaha ini karena mereka mau dan memiliki izin mengangkat captikus menjadi minuman khas yang legal," ujar Bupati dalam pertemuan bersama dengan APINDO Sulut dan BPOM Manado di ruang kerjanya, Rabu (31/10) kemarin.

Sebagai bupati, CEP sapaan akrabnya sangat peduli dengan kesejahteraan para petani captikus yang sudah turun temurun bertani minuman khas ini. Minsel sendiri sudah menjadi budaya dalam bertani dan mengolah captikus. Meski saat ini masih bermasalah dengan hukum, bupati optimis mencarikan jalan keluar melegalkan minuman khas tersebut.

"Dalam kesempatan ini saya sangat senang akhirnya selangkah lagi kita untuk melegalkan captikus. Jadi saya minta arahan BBPOM supaya ini program ini bisa jalan. Dinas terkait harus ambil bagian semua untuk realisasikan ini. Karena kalau sudah jadi, ini akan menjadi kebanggaan Minsel," pungkas CEP.

Terpisah, Ketua APINDO Sulut Nicho Lieke menyampaikan, dirinya siap mewujudkan impian Bupati Minsel untuk melegalkan captikus. "Bupati sudah menyampaikan dan kami siap membantu dengan berinvestasi guna melegalkan captikus ini. Kami memiliki izin alkohol golongan C di Sulut, jadi kami akan segera merealisasikan pabrik captikus yang legal. Bupati sudah mobilisasikan kami dengan BPOM dan Bea Cukai untuk ini dan kami siap mewujudkan impian bupati yang intinya adalah melegalkan captikus ini," tandasnya sembari mengungkapkan dirinya ingin mengangkat nilai jual captikus menjadi lebih besar dan berharga khususnya demi mengangkat petani aren atau captikus yang ada di Minsel.

Senada, Kepala BBPOM di Manado Sandra Linthin menyebutkan siap membantu bupati dalam menyukseskan visinya tersebut. "Saya akui ibu bupati ini sangat visioner dan kami siap membantu visi ini. Kami akan kawal semua prosesnya sampai selesai izin edarnya untuk bisa dipasarkan bahkan dieksport. Jadi, selama prosedurnya diikuti dengan baik maka kami siap membantu hingga selesai," pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Direktur PT Jobubu Jarum Minahasa Fajar Thaufik, Perwakilan Petani Pohon Aren Grace Wungkar, Sekkab Minsel Danny Kaawoan dan para Kepala Dinas.(rgm/ria)

Kirim Komentar