23 Okt 2018 09:51

Empat Tahun, Enam Ribu Warga Mitra `Hilang`

MyPassion
David Lalandos

MANADOPOSTONLINE.COM — Kurun waktu empat tahun terakhir, jumlah penduduk di Kabupaten Mitra terjadi pengurangan. Data dihimpun, sejak 2014 hingga 2018 jumlah warga Mitra ‘hilang’ 6 ribu jiwa.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mitra David Lalandos mengakui, secara administrasi data kependudukan berkurang. Namun menurutnya pengurangan tersebut bukan disebabkan secara fisik. "Memang kalau secara data administrasi jumlah penduduk di Kabupaten Mitra berkurang. Bahkan pada 2017 lalu sempat menyentuh angka 10 ribu jiwa yang berkurang sejak 2014," jelasnya.

Dijelaskan Lalandos, penurunan jumlah warga berdasarkan pemuktahiran data yang sudah dilakukan, didapati banyak warga sudah meninggal ataupun pindah, tidak dilaporkan ke pihak desa.  "Sebelum tahun 2017 kebanyakan warga meski sudah meninggal tapi tak dilaporkan. Sehingga pada saat dilakukan pemuktahiran data baru diketahui ternyata banyak yang meninggal, namun masih teracatat. Kemudian warga yang sudah meninggal dihapuskan data basenya," jelas Lalandos.

Masalah tersebut, diungkapkan Lalandos,  sudah terjadi sejak Mitra berdiri 2007. Di mana data kematian belum pernah dilaporkan hingga 2016. "Rata-rata tiap tahun ada 600 warga yang meninggal. Jika dikalikan 10 sesuai usia Mitra berdiri bisa mencapai 60 ribu jiwa yang seharusnya sudah dihapuskan kependudukannya," sambungnya.

Sementara itu Camat Posumaen Djemi Walukow mengatakan, koordinasi dengan Disdukcapil sudah dilakukan pihaknya. Di mana sudah dilakulan imbauan kepada warga nya agar pro aktif dalam melaporkan data kematian. "Apalagi pada saat ini setiap ada kematian warga langsung dilaporkan ke pihak desa ataupun kami (kecamatan). Dimana adanya program dana duka sangat menbantu pemerintah. Terutama dalam pendataan warga yang meninggal. Sehingga sudah tak sulit seperti beberapa tahun lalu," tandasnya. (cw-01/tan)

Kirim Komentar