23 Okt 2018 09:59

ASN `Pok-Pok` di Sitaro Kena Sanksi

MyPassion
Wakil Bupati Sitaro John Palandung saat memantau ASN usai memimpin apel, Senin (22/10) kemarin. (Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM — Masih adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) bermental 'pok-pok' di Kabupaten Kepulauan Siaro mendapat  teguran keras dari Wakil Bupati John Palandung. Ia menegaskan, jangan ada lagi ASN hanya makan gaji buta. "Sebab sebagai abdi negara, digaji untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemerintahan yang nantinya berdampak pada masyarakat. Tentu harus menunjukkan feedback baik. Jangan malas, karena hanya membebani keuangan negara maupun daerah," bebernya.

Untuk itu, lanjut Palandung, perlu adanya peningkatan kinerja, maupun disiplin. Ini juga bukan karena takut terhadap pimpinan atau pun kepala daerah. Tapi bentuk pertanggungjawaban kepada seluruh masyarakat. “Maka perlu dipertegas tidak ada lagi ASN yang timbul tenggelam. Nanti setelah akan terima gaji, baru muncul kemudian setelah itu hilang," tegas Palandung.

Ia menyayangkan, dalam apel Senin (22/10) kemarin, ada 81 orang tidak ikut tanpa keterangan. "Ini merupakan hal tidak baik. Untuk itu saya meminta seluruh pimpinan SKPD agar tegas, serta memberikan contoh disiplin. Sebab kedisiplinan lebih melekat pada satuan kerja masing-masing. Di mana sebagai atasan dapat mengontrol dan memantau langsung kinerja serta ketaatan bawahan," terangnya.

Nantinya, kata Palandung, pemkab harus memberikan efek jera pada ASN yang 'kumabal'. Dimana akan ada rekapitulasi absen selama satu tahun ini, jika ada yang mencapai 46 hari tidak masuk tanpa keterangan, maka segera diproses, karena sanksinya adalah pemecatan. “Ini sudah sesuai aturan agar tidak ada kesan ASN hanya membebani keuangan daerah. Semua harus bekerja ekstra keras. Agar nantinya berbagai program memajukan Sitaro, dapat terealisasi dengan baik," kuncinya. (drp/gel)

Kirim Komentar