22 Okt 2018 13:01

Ketat Awasi Kampanye, Tindak para Pelanggar

MyPassion
Toar Palilingan

MANADOPOSTONLINE.COM — Penyelenggara pemilu dituntut kerja ekstra di tahapan kampanye saat ini. Karena di momen inilah para calon, baik legislatif maupun calon presiden dan wakil presiden sering melakukan pelanggaran. Pengamat hukum dan politik Sulut Toar Palilingan mengatakan, penerapan PKPU Nomor 23 di lapangan harus lebih tegas. Dia menilai, ada calon yang sudah kebablasan dalam pencitraan. “Ada yang sudah lewati batas dan cenderung melakukan pelanggaran PKPU,” sebutnya. Sosialisasi pada masyarakat, lanjutnya, kemungkinan sudah dilakukan oleh penyelenggara pemilu. “Namun untuk mendalami aturan main itu tidak ada. Pendidikan politik kita masih memprihatinkan,” beber Palilingan.

Soal kampanye yang sudah lewat batas ini, diuraikannya meliputi banyak hal. Seperti bermunculannya ujaran kebencian, berita bohong atau hoaks, black campaign, kampanye di lokasi yang tidak semestinya, serta banyak lagi. “Ini bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu. Masyarakat juga kalau melihat ada pelanggaran, dilapor saja ke pihak terkait. Pasti akan diproses,” sebutnya.

Lebih jauh dia meminta partai politik dan calon legislatif untuk memberikan pendidikan politik sedari dini pada masyarakat. “Misalnya dengan melakukan kampanye tanpa melanggar aturan,” tukasnya.

Diapun menantang penyelenggara pemilu untuk memproses pelanggar aturan. “Jika cukup bukti, pelaku diseret saja ke pengadilan. Nanti Karena memang harus lebih tegas lagi menegakkan aturan,” kunci Palilingan.

Di sisi lain, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh mengatakan pihaknya terus menyosialisasikan PKPU yang telah ada. “Termasuk pada parpol dan caleg untuk meminimalisir pelanggaran,” tutur Mewoh. Jika masih saja ada yang tidak menaati, lanjutnya, KPU menyerahkan sepenuhnya pada Bawaslu. “Kita sama-sama menjaga agar pemilu 2019 berjalan dengan baik dan lancar,” tegas Mewoh. Senada disampaikan Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda. “Sanksi yang melanggar kampanye jelas ada. Sebagai pengawas, kita berusaha memaksimalkan tugas. Jika memang ada yang melanggar, akan ditindak sesuai aturan,” pungkas Malonda. (*/gel)

Kirim Komentar