20 Okt 2018 08:51

Masuk Musim Hujan, Waspada Longsor Jalan Tombulu

MyPassion
Kondisi jalan Manado-Tondano via Tombulu mengharuskan pengendara berhati-hati melalui jalur ini dikarenakan ancaman longsor, Jumat (19/10). (Lerby Tamuntuan/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM — Hampir sepekan intensitas hujan meningkat juga diserta angin kencang di wilayah Kabupaten Minahasa. Akibatnya, banyak penduduk waspada untuk keluar rumah, atau bepergian, apalagi menempuh jalan Manado-Tondan via Kecamatan Tombulu.

Terpantau koran ini Jumat (19/10), hampir disepanjang jalur tersebut memang rawan longsor. Bila hujan turun kondisi jalan pasti dialiri air beserta tanah yang melebur dari tebing yang bisa menimbulkan longsoran.

Nivel Kindangen, salah satu pengendara pun mengakui ketakutannya ketika hendak melewati jalur itu. Menurutnya, lokasi yang rawan longsor berada di ruas jalan antara Desa Rumengkor dan Suluan.

"Setiap hendak pergi kuliah di Tondano, Saya harus berhati-hati melewati jalur ini (Jalan Manado-Tondano, red). Hampir setiap tahun mendekati bulan Desember pasti ada terjadi longsor kecil maupun besar," ungkap Kindangen.

Sementara, dari hasil pemetaan Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, ada 13 kecamatan yang rawan bencana longsor.

“Ada 13 kecamtan mulai dari Kecamatan Tombulu, sampai Langowan dan Kawangkoan Raya yang rawan terjadi longsor. Termasuk sejumlah ruas jalan seperti di Kecamatan Tombulu," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Minahasa Alex Dotulong.

Untuk itu, Dotulong mengharapkan kerja sama dari pemerintah Kecamatan dan Desa, agar bisa melaporkan jika ada wilayah yang mengalami bencana baik longsor maupun banjir.

“Jika ada bencara longsor di desa, maka pemerintah desa harus proaktif. Dalam hal memberikan informasi. Misalnya, di desa terjadi longsor atau banjir, maka langsung memberikan informasi ke pemerintah kecamatan, dan pemerintah kecamatan meneruskan ke pihak BPBD, agar segera ditindaki," ujarnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat selalu waspada, apalagi beberapa hari terakhir hujan selalu mengguyur wilayah-wilayah di Kabupaten Minahasa. "Mengingat bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Apalagi dalam situasi seperti sekarang ini, yakni hujan disertai angin kencang, sudah pasti ancaman longsor dan banjir akan besar," tandasnya. (tr-03/tan)

Kirim Komentar