16 Okt 2018 08:36

BPMS GMIM: Jemaat dan Masyarakat Harus Menunjukkan Kasih

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM--Sekretaris Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Evert Tangel MPdK. Ia mengatakan isu-isu pemecah belah di Sulut bukan ciri-ciri orang toleran. “Upaya kelompok atau oknum-oknum yang ingin merusak kerukunan yang sudah terjalin di Sulut, itu bukan ciri-ciri orang Sulut,” tegasnya.

Lanjutnya, masyarakat Sulut sudah sadar dengan kerukunan dan ingin terus hidup berdampingan dengan damai. “Hidup berdampingan satu dengan yang lainnya sudah lama terjalin di tanah Nyiur Melambai ini,” ungkapnya.

Ia mengajak, sebagai umat dan masyarakat yang beragama dapat mampu mengaplikasikan kasih terhadap sesama. “Pola kehidupan sebagai jemaat dan masyarakat harus menunjukkan kasih terhadap isu-isu intoleran. Kebersamaan, kerukunan dan kedamaian terjadi karena masyarakat saling bahu-membahu di tengah kemajemukan yang ada,” tandasnya.

Sementara itu, penolakan semalam bukan terhadap agama. Selama ini kehidupan beragama di Sulut sangat aman. Diketahui, Senin (15/10) kemarin, pantauan Manado Post. Ormas adat menolak kedatangan Habib Muhammad Bahar Bin Albin Smith dan Habib Muhammad Hanif Bin Abdulrahman Alatthos di Sulut. Mereka dianggap memiliki paham radikalisme. Jangan sampai peristiwa tersebut dimanfaatkan atau ditunggangi oknum tidak bertanggung jawab.(gnr)(gnr)

Kirim Komentar