16 Okt 2018 09:13
Bisa Bertambah, Diumumkan 20 Oktober

666 Pelamar CPNS Langsung Gagal

MyPassion

MANADO—Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Sulawesi Utara (Sulut) resmi ditutup, kemarin (15/10). Menariknya, sebanyak 666 pelamar telah dipastikan gagal. Menurut Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado, yang dinyatakan gagal itu karena setelah diverifikasi tidak memenuhi syarat (TMS).

 

"Jadi memang semua instansi yang membuka rekrutmen CPNS. Itu wajib melakukan verifikasi terhadap semua pelamar yang masuk ke mereka. Ini yang dinamakan seleksi administrasi. Dan saat ini juga semua instansi sementara melakukan seleksi terhadap berkas-berkas yang masuk," ujar Kepala BKN Regional XI Manado Wakiran kepada Manado Post, kemarin.

Lanjutnya, hasil verifikasi akan diumumkan resmi pada 20 Oktober nanti. Ada juga, menurutnya, pelamar yang masuk tahap verifikasi pending.

"Kalau verifikasi pending itu sebenarnya pelamar telah diverifikasi. Tapi oleh pertugas belum di submit karena belum selesai memeriksanya. Sedangkan 666 yang TMS sudah tidak bisa lagi melakukan perbaikan. Karena secara umum tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan. Itu biasanya disebabkan kualifikasi pendidikan dan formasi jabatan tidak sesuai. Karena itu kita nyatakan TMS," jelasnya.

Wakiran menjelaskan, di Sulut juga sesuai data ada 29.489 pelamar yang sudah memilih instansi. Sedangkan yang sudah disubmit sebanyak 28.083 pelamar. Juga ada 10.582 berkas yang telah memenuhi syarat berdasarkan verifikasi sesuai dengan analisis jabatan dan kualifikasi pendidikan.

"Data jumlah itu adalah hasil yang kita pantau untuk pemprov dan 15 kabupaten/kota di Sulut. Dan sekarang juga, tim kita terus bekerja memeriksa kelengkapan berkas agar sesuai dengan yang dibutuhkan dalam rekrutmen CPNS tahun ini. Kan kita melakukan seleksi ketat. Jadi ini semua harus secara benar kita periksa," bebernya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Femmy Suluh mengatakan, jumlah pendaftar CPNS khusus untuk pemprov sebanyak 2.843 orang. Itu menurutnya terbagi dari tenaga guru 2.229 orang, tenaga kesehatan 319 orang, dan tenaga infrastruktur 295 orang.

"Jadi yang masuk ke kita sampai malam ini (kemarin, Red) ada 2.843 pelamar. Dan itu kita sementara verifikasi apakah sesuai atau tidak. Jadi yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat, nantinya akan diketahui. Namun untuk sekarang, kita masih berproses," tuturnya.

Untuk berkas fisik yang masuk ke BKD, lanjut Suluh, sudah berjumlah 1.772 orang. Dan yang memenuhi syarat sampai malam kemarin, pukul 21.04 ada 1.519 berkas pelamar. Sedangkan yang tidak memenuhi syarat 47 berkas pelamar.

"Jadi total yang telah memasukan berkas dan yang diverifikasi sudah ada 1.566. Namun jumlah ini kan akan berubah. Jadi nanti untuk perkembangan akan kita sampaikan. Kita masih menunggu tim yang bekerja," jelasnya.

Sementara itu, pengamat pemerintahan Jhony Lengkong mengatakan, dengan banyaknya peminat menandakan profesi PNS masih jadi primadona di Sulut. Apalagi rekrutmen tahun ini baru pertama kali sejak moratorium.

Dia juga mengatakan, rekrutmen CPNS harus mempunyai prinsip zero growth alias tidak menambah total jumlah PNS.

"Pemerintah daerah harus berpikir keras mengenai anggaran yang ada di kabupaten/kota masing-masing,” katanya.

Lengkong mengingatkan, agar perekrutan yang dilakukan di 15 kabupaten/kota dan provinsi harus mengedepankan asas manfaat dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran.

“Jangan sampai penerimaan CPNS hanya akan membebankan anggaran daerah. Namun saya rasa, dengan digelarnya rekrutmen ini. Maka anggaran telah siap untuk nantinya membiayai mereka," kuncinya. (tr-02/can)

Kirim Komentar